Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tarif Dagang RI-AS Disepakati, Danantara bakal Borong 50 Pesawat Boeing Rp227 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Siap Jadi Tumbal untuk Kepentingan Bangsa

Sabtu, 10 Februari 2018 - 18:06:00 WIB
Prabowo Siap Jadi Tumbal untuk Kepentingan Bangsa
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Foto: iNews.id/Richard Andika Sasamu).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Berjuang demi kepentingan bangsa dan negara menjadi prinsip yang tak bisa ditawar. Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa dirinya rela berkorban untuk Indonesia. Karena itu, dia pun menepis isu mahar politik yang pernah menerpa kuat Gerindra.

Prabowo mengaku tetap tegar meski dirinya dan Gerindra dihina serta difitnah teramat berat. Tetap tegas itu ciri-ciri khas pendekar. Seseorang yang cinta Tanah Air, kata dia, tidak boleh takut diintimidasi.

"Kalau perlu kita korbankan jiwa dan raga untuk bangsa negara ini. Bahkan saya siap jadi tumbal untuk kepentingan bangsa dan negara," ujar Prabowo dalam perayaan HUT ke-10 Gerindra di kantor DPP Gerindra, Ragunan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (10/2/2018).

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) TNI AD itu lalu mencontohkan terpilihnya Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tanpa mahar politik.

"Masyarakat kita sekarang itu sudah semakin pintar. Contoh DKI Jakarta, rakyatnya bisa memilih Anies dan Sandi. Coba tanya Anies punya duit berapa. Tanya Pak Anies kasih mahar berapa ke saya," kata Prabowo.

Pernyataan itu pun membuat riuh suasana karena gelak tawa para kader. Anies dan Sandi tampak tersenyum menanggapi hal itu. Prabowo menilai, kemenangan Anies-Sandi dalam Pilgub DKI 2017 karena mereka dianggap pantas mengabdi untuk warga Jakarta.

"Memang mereka ingin, mau mengabdi dalam sisa hidupnya mereka, bisa memberikan yang terbaik untuk warga Jakarta, karena ketika dipanggil Tuhan dia, mereka sudah meninggalkan nama baik," tutur Prabowo.

Pernyataan Prabowo mengenai mahar politik seakan merespons isu panas yang dilemparkan Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti belum lama ini. La Nyalla yang gagal menjadi calon gubernur Jatim tiba-tiba menggelar jumpa pers dan menuding dirinya dimintai Gerindra uang Rp40 miliar rupiah agar mendapat rekomendasi maju Pilgub Jatim. Akibat perselisihan ini, La Nyalla mundur dari Partai Gerindra.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut