Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Tutup 240 BUMN: Tidak Ada yang Untung, Rugi Terus
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo soal Gaji Guru dan PNS Tak Bisa Baik: Uangnya Nggak Ada

Rabu, 24 Juni 2026 - 07:39:00 WIB
Prabowo soal Gaji Guru dan PNS Tak Bisa Baik: Uangnya Nggak Ada
Presiden Prabowo Subianto mengungkap alasan gaji guru dan PNS tak bisa naik karena tak ada anggaran. (Foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto mengatakan penyebab gaji guru hingga pegawai negeri sipil (PNS) tidak bisa baik karena anggaran tidak memadai. Sebab, terdapat kebocoran penerimaan negara yang diperkirakan mencapai Rp2.500 triliun setiap tahun. 

"Kenapa gaji guru tidak bisa baik? Kenapa gaji pegawai negeri tidak bisa baik? Kenapa anggaran selalu kurang? Karena uangnya enggak ada, diambil terus,” ujar Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama & Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 2026 di Bangkalan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Ia pun menyinggung praktik under invoicing atau kecurangan pelaporan nilai transaksi yang kerap dilakukan para pengusaha selama bertahun-tahun. Hal ini turut menyebabkan kerugian negara secara masif.

“Para pengusaha itu bohong. Katanya dia jual 1.000 ton, dia lapor hanya 500 ton. Artinya apa? Artinya negara rugi,” ungkapnya.

Prabowo menyebut berdasarkan perhitungan para ahli, Indonesia mengalami kerugian hingga 150 miliar dolar AS atau Rp2.500 triliun tiap tahun. Kekayaan yang harusnya dirasakan manfaatnya untuk pembangunan di dalam negeri, justru menguap pergi.

Oleh karena itu, Prabowo mengaku melakukan berbagai upaya perbaikan tata kelola negara demi menutup celah kebocoran terus dilakukan pemerintah. Salah satunya menerapkan kebijakan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) melalui PT Danantara Sumber Daya Indonesia (PT DSI) dan menutup hingga 240 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus merugi.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut