Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI Teken Kerja Sama Semikonduktor dengan Perusahaan Inggris, Target Kuasai Teknologi Chip Global
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo Target 15.000 Insinyur RI Kuasai Teknologi Chip

Selasa, 24 Februari 2026 - 08:03:00 WIB
Prabowo Target 15.000 Insinyur RI Kuasai Teknologi Chip
Presiden Prabowo Subianto menargetkan 15.000 insinyur Indonesia mengusai teknologi desain chip dengan pelatihan bersama Inggris. (Foto: Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

LONDON, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto, menargetkan sebanyak 15.000 insinyur Indonesia menguasai teknologi desain chip. Langkah itu sebagai bagian dari strategi besar membangun kedaulatan teknologi nasional.

Diketahui, Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) baru saja melakukan penandatanganan kerja sama dengan perusahaan semikonduktor asal Inggris, Arm Limited, pada Senin (23/2/2026).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, kerja sama tersebut bertujuan mempercepat penguasaan teknologi semikonduktor, khususnya di bidang desain chip yang merupakan sektor hulu industri semikonduktor.

“Dengan kerja sama ini diharapkan Indonesia bisa melakukan pelatihan terhadap 15.000 engineers kita di dalam ekosistem Arm, agar mereka bisa menguasai teknologi chip design, dan rencana kerja samanya dilanjutkan kepada generasi selanjutnya dari semikonduktor atau chip, sehingga Indonesia mempunyai kemampuan di bidang semikonduktor dan desain,” ujar Airlangga.

Airlangga menjelaskan Arm merupakan salah satu perusahaan global yang mendominasi desain chip dunia, termasuk sekitar 96 persen chip untuk sektor otomotif dan hampir 94 persen desain chip untuk pusat data serta kecerdasan buatan (artificial intelligence). Penguasaan desain dinilai krusial karena menjadi fondasi utama berbagai inovasi digital modern.

Program pelatihan tersebut akan dilaksanakan melalui pengiriman tenaga ahli Indonesia ke luar negeri maupun menghadirkan pelatih Arm langsung ke Tanah Air dengan modul pelatihan khusus. Pemerintah menargetkan lahirnya sumber daya manusia unggul yang mampu mengembangkan intellectual property (IP) nasional di bidang semikonduktor.

Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa kemitraan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak luas bagi pengembangan industri nasional sekaligus memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia. Program tersebut akan dilakukan melalui pengiriman tenaga ahli ke luar negeri maupun menghadirkan pelatih Arm langsung ke Indonesia dengan modul pelatihan khusus.

“Memang akan ada enam industri yang akan dipilih untuk pengembangan dari chips ini dan rencananya juga seperti yang sampaikan Pak Menko ada 15.000 engineer kita yang akan di-train, dilatih oleh Arm ini baik dengan mengirimkan mereka ke sini ataupun nanti pengajar mereka akan datang ke Indonesia dengan modul-modulnya,” ujar Rosan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut