Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pratikno Bantah Mundur dari Menko PMK: Sakit Enggak, Lagi Tugas kok
Advertisement . Scroll to see content

Pratikno Ungkap Kondisi Terkini Karhutla Bromo: Tersisa 2 Titik Api dari 34

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:17:00 WIB
Pratikno Ungkap Kondisi Terkini Karhutla Bromo: Tersisa 2 Titik Api dari 34
Kondisi terkini kebakaran Gunung Bromo tersisa dua titik api. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

PROBOLINGGO, iNews.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kini tersisa dua titik api dari sebelumnya mencapai 34 titik. Pemerintah mempercepat pemadaman agar seluruh api segera teratasi.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan perkembangan tersebut saat meninjau langsung lokasi sekaligus memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di kawasan TNBTS, Selasa (11/8/2026).

“Memang masih ada dua titik api yang harus segera dipadamkan. Sebelumnya sudah mencapai 34 titik, sekarang tinggal dua titik api seperti yang bisa kita lihat di belakang,” ujar Pratikno di lokasi peninjauan.

Pratikno mengatakan penanganan oleh tim gabungan menunjukkan hasil signifikan. Dia menegaskan dua titik api tersisa harus segera dituntaskan.

Kunjungan Pratikno menjadi tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penanganan kebakaran di Bromo dan sejumlah wilayah lain. Pemerintah menargetkan pemadaman dilakukan secepat mungkin agar ekosistem serta aktivitas masyarakat dapat kembali pulih.

“Bapak Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang sangat serius terhadap kebakaran di Bromo dan daerah-daerah lain. Oleh karena itu, kita semua harus bekerja keras. Target waktunya pemadaman harus dilakukan secepat-cepatnya,” ucap Pratikno.

Pemerintah tidak hanya mengandalkan pemadaman manual untuk menangani sisa karhutla. Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) juga disiapkan melalui kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“BMKG dan BNPB terus mendeteksi potensi awan dalam beberapa hari ke depan. Jika potensinya mencukupi, BNPB sudah mempersiapkan untuk melakukan operasi modifikasi cuaca. Jadi, kita bukan hanya memadamkan sisa api, tapi juga membasahi kawasan untuk mencegah kebakaran berikutnya,” kata Pratikno.

Pratikno juga mengingatkan kepala daerah serta seluruh unsur terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah dan kering yang dapat terjadi secara bersamaan di berbagai wilayah.

“Saya harapkan para kepala daerah dan pimpinan daerah, TNI dan Polri, semuanya bergerak cepat memadamkan potensi kebakaran sekaligus mencegah terjadinya bencana sejak dini,” tegasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut