Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cak Imin Targetkan Struktur Pengurus Baru PKB Rampung 1x24 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Jokowi Hari Ini Buka Muktamar V PKB yang Dihadiri 3.000 Peserta

Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:59:00 WIB
Presiden Jokowi Hari Ini Buka Muktamar V PKB yang Dihadiri 3.000 Peserta
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar saat meninjau persiapan pelaksanaan Muktamar ke-5 PKB di Bali, Senin (19/8/2019). (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

BADUNG, iNews.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Muktamar V di Badung, Bali mulai 20-22 Agustus 2019. Sebanyak 3.000 peserta memadati Muktamar yang rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sehari sebelum pelaksanaan meninjau persiapan pelaksanaan Muktamar. Selain itu peserta Muktamar juga mulai berdatangan memadati lokasi acara.

"Untuk acara ini, ada 3.000 peserta dari seluruh Tanah Air dan kehadiran dari 1.000 ulama seluruh Indonesia. Nantinya ada Presiden Jokowi yang akan membuka langsung Muktamar," ujar Muhaimin di Nusa Dua, Senin (20/8/2019).

Dia mengatakan, pada pelaksanaan Muktamar kali ini tetap mengutamakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Dalam pelaksanaan nanti, semua aspirasi akan diserahkan kepada peserta muktamar, seperti apa keinginan ke depannya.

Menurutnya, pemilihan lokasi Muktamar di Bali karena Bali menjadi salah satu tempat yang strategis. Ditambah lagi, keberadaan Pulau Bali yang menjadi simbol dari kebinekaan.

"Di samping itu juga, datang ke Bali dapat menjadi tempat anak-anak kita yang ingin menikmati suasana," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB sekaligus Ketua SC Muktamar V PKB, Ida Fauziyah menyampaikan, Muktamar kali ini membahas tiga isu prioritas. Pertama, pengembangan Sumber Daya Manusia Indonesia yang unggul, SDM yang berkarakter, berkualitas dan berdaya saing.

Prioritas kedua, yaitu pengembangan ekonomi kerakyatan dalam rangka memberdayakan kaum mustadh'afin, kaum yang lemah dan yang terlemahkan. Ketiga, yaitu pengembangan dakwah sosial dan kebudayaan dalam rangka mewujudkan kehidupan kebangsaan dan kemasyarakatan yang damai yang beradab.

"Saya kira kebutuhan masyarakat saat ini adalah bagaimana dakwah yang memberikan rasa aman bagi seluruh stakeholder bangsa ini," kata Ida Fauziyah.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut