Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Tegaskan Indonesia Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tak Gabung Aliansi Militer
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Jokowi Sebut Indonesia Salah Satu Negara Terbaik yang Bisa Atasi Pandemi Covid-19

Sabtu, 16 September 2023 - 18:34:00 WIB
Presiden Jokowi Sebut Indonesia Salah Satu Negara Terbaik yang Bisa Atasi Pandemi Covid-19
Presiden Jokowi memberikan sambutan dalam acara Rembuknas Solidaritas Merah Putih (Solmet) di Gedung Putih Tio Ma, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/9/2023). (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Indonesia menjadi salah satu negara terbaik yang bisa mengatasi pandemi Covid-19. Tak hanya persoalan Covid-19, tetapi Indonesia berhasil mengatasi dampak ekonominya.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Rembuknas Solidaritas Merah Putih (Solmet) di Gedung Putih Tio Ma, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/9/2023).

"Sembilan tahun saya diberikan amanah menjadi Presiden Republik Indonesia, semuanya bisa berjalan dengan lancar. Alhamdulillah, tetapi kita juga harus ingat bahwa tantangan setelah covid ini semakin tidak gampang, semakin sulit. Setelah Covid-19, ekonomi dunia belum pulih, krisis energi masih terjadi di beberapa negara, krisis pangan karena perang Ukraina juga melanda banyak negara," kata Jokowi.

Jokowi menyebut banyak negara yang bisa melewati pandemi Covid-19 namun belum lolos dari dampak ekonominya. Tetapi Indonesia bisa melewati keduanya.

"Kemudian ada 19 negara yang sekarang ini tidak mau mengekspor pangannya sehingga banyak negara yang kekurangan beras maupun gandum. Ini lah kesulitan semua negara. Tetapi alhamdulillah Indonesia adalah salah satu negara terbaik yang bisa mengatasi Covid-19 sekaligus ekonominya. Karena ada negara yang bisa mengatasi Covid-19, tetapi ekonominya belum bisa pulih, banyak," ucapnya.

Jokowi mengatakan saat ini terdapat 96 negara yang menjadi pasien dari International Monetary Fund (IMF). Dulu, Indonesia juga pernah menjadi pasien IMF pada tahun 1998 karena krisis.

"Sekarang ini lebih banyak lagi, 96 negara menjadi pasiennya IMF. Ini lah yang wajib kita syukuri, karena untuk keluar setelah krisis Covid-19 itu tidak mudah. Harga pangan naik, harga energi naik, bunga bank di semua negara naik," tutur Jokowi.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut