Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Sambut PM India Narendra Modi di Yogyakarta, Langsung Menuju Candi Prambanan
Advertisement . Scroll to see content

Profil Dunadi, Seniman Yogya Pembuat Patung Soekarno Naik Kuda di Kemhan

Minggu, 06 Juni 2021 - 21:09:00 WIB
Profil Dunadi, Seniman Yogya Pembuat Patung Soekarno Naik Kuda di Kemhan
Seniman asal Yogyakarta Dunadi merupakan pembuat patung Bung Karno Naik Kuda di kantor Kemhan yang diresmikan Menhan Prabowo Subianto, Minggu (6/6/2021). (Foto: dok.pri; Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemandangan baru terhampar di kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. PatungBung Karno Naik Kuda berdiri kokoh menghiasi pelataran.

Patung Bung Karno diresmikan Menhan Prabowo Subianto, Minggu (6/6/2021). Peresmian ini istimewa karena bertepatan dengan hari lahir Sang Proklamator yang juga Presiden Pertama RI, Soekarno.

“Patung ini adalah ketika Presiden Soekarno sebagai Panglima Tertinggi kita yang pertama pada Hari Angkatan Perang yang pertama yaitu 5 Oktober 1946 di Yogyakarta menjadi inspektur upacara,” katanya saat menyampaikan sambutan, Minggu (6/6/2021).

Patung Bung Karno Naik Kuda di halaman kantor Kemhan yang diresmikan Menhan Prabowo Subianto, Minggu (6/6/2021). (Foto: Kemhan)..
Patung Bung Karno Naik Kuda di halaman kantor Kemhan yang diresmikan Menhan Prabowo Subianto, Minggu (6/6/2021). (Foto: Kemhan)..

Hadir dalam peresmian ini putri Bung Karno yang juga Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Prananda Prabowo (putra Megawati), Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Kepala BIN Budi Gunawan, KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa, Menkumham Yasonna Laoly dan Menteri KKP yang juga mantan Wamenhan Sakti Wahyu Trenggono.

Dalam akun resmi Twitter, Kemhan menyebut patung ini merupakan karya seniman Yogyakarta, Dunadi. Patung berbobot 3 ton.

“Monumen Dr. (H.C.) Ir. Soekarno sedang Berkuda adala karya Seniman Dunadi dari Yogyakarta dengan tinggi 6,5 meter, panjang 7,6meter, dan lebar 2,6 meter, berbahan logam campuran, ketebalan cor 2,5mm-4mm, dengan warna patung perunggu kimia bakar serta berat kurang lebih 3 ton,” bunyi cuitan Kemhan.

Profil Dunadi

Dunadi bukan sosok baru dalam dunia seni patung Indonesia. Berbagai karya telah dilahirkan seniman kelahiran Bantul, DI Yogyakarta ini.

Patung Bung Karno Berkuda di Kemhan juga bukan pertama yang diciptakannya. Beberapa waktu lalu, dia telah membuat patung serupa yang kini berdiri gagah di Jalan Ir Sutami Solo.

Dunadi, merupakan pemilik Studio Satiaji Sculpture & Art Work Yogyakarta. Dalam rekam jejaknya, lulusan Seni Rupa, Program Studi Seni Patung, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, 1988 itu telah 15 kali membuat patung Bung Karno.

Dunadi pula sosok di balik patung Bung Karno di gedung Lemhannas, Jakarta. Patung yang menunjukkan pose Soekarno sedang membaca itu diresmikan Megawati Soekarnoputri, 20 Mei 2021. Peresmian bertepatan dengan HUT ke-56 Lemhannas.

Banyak pujian dilontarkan atas karya-karya Dunadi. Dia dinilai sebagai perupa dengan ciri khas kemiripan karakter tokoh yang sangat presisi dan terukur detail ketepatannya. Tak heran banyak karya-karya monumennya tersebar di banyak kota di Indonesia juga mancanegara. 

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat menerima lukisan dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Foto: Ist.

“Secara umum, kegairahan Dunadi terhadap seni patung personalnya dipenuhi dalam tiga tema besar. Pertama adalah karya-karya yang bertema “Tradisi dan Kemanusiaan”. Tema kedua adalah “Kritik Sosial dan Alam”. Tema ketiga yakni “Introspeksi Ranah Privat”,”  begitu Studio Setiaji menggambarkan personal Dunadi.

Biodata Dunadi
Nama Lengkap: Dunadi
Lahir: Bantul, 3 Agustus 1960
Pendidikan: Sarjana Seni Rupa, Program Studi Seni Patung, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, 1988
Rumah: Krapyak Kulon, RT 05, No 89, Panggungharjo, Sewon, Bantul, DIY.
Studio: Satiaji Sculpture & Art Work
Penghargaan:
- Finalis dalam International Artist Grand Price Competition, pameran “Art Revolution Taipei”, Taiwan, 2017.
- Finalis dalam International Artist Grand Price Competition, pameran “Art Revolution Taipei”, Taiwan, 2015.
- Rekor Muri untuk ‘Kuda Batik’ karya Dunadi, 18 Agustus 2010.
- Penghargaan Karya Patung Saraswati di Charles Darwin University, Australia, 20 Agustus 2009.
- Penghargaan Pameran Patung “UNFOLD” di taman Budaya, Yogyakarta, 26 Desember 2008.
- Penghargaan IKASSRI, 30 Maret 2006.
- Penghargaan Seni Patung dari SMSR, Yogyakarta, 14 Desember 1996.
- Penghargaan dari Yayasan Gesang dari Jepang, 22 Juli 1991.
- Pekan Pariwisata, Yogyakarta, 11 Maret 1990.

- Pameran Industri dari Kabupaten Bantul, Yogyakarta, 20 Maret 1989.
- Karya Terbaik Seni Patung dalam Dies Natalis II Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, 23 Juli 1986.
- Karya Terbaik Seni Patung dalam Dies Natalis I Institut Seni Indonesia, Yogyakarta, 23 Juli 1985.
- Pemenang Patung Kreativitas oleh Yayasan Pengembangan Kreatifitas, Jakarta, 5 Juni 1985.
- Penghargaan Karya Terbaik Seni Patung dalam rangka Pameran, Hari Ulang Tahun ASRI ke-35 di Yogyakarta, 19 Januari 1985.
- Karya Terbaik Karya Keramik Tingkat SMSR, 10 Mei 1982.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut