Profil Laksana Tri Handoko, Ilmuwan Andal yang Jadi Kepala BRIN
JAKARTA, iNews.id - Profil Tri Handoko saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Riset dan Inovasi. Ia dilantik pada April 2021 lalu, menggantikan Bambang Brodjonegoro.
Tri Handoko merupakan salah satu ilmuwan andal dari Indonesia. Salah satu penemuan terbesarnya disebut Grand Unified Theory (teori penyatuan besar) berbasis supersimetri SU (6) yang menyederhanakan rumusan pembentukan alam semesta
juga menjadi Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) setelah dilanti oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI pada 31 Mei 2018.
Pemilik nama lengkap Laksana Tri Handoko lahir di Malang, Jawa Timur pada 7 Mei 1968. Sebelum dikenal seperti sekarang, ia sempat menempuh pendidikan di Fakultas Fisika, Institut Teknologi Bandung (ITB).
Selang tiga bulan, ia mendapat beasiswa dari Menteri Riset dan Teknologi BJ Habibie kala itu untuk bersekolah di Universitas Kumamoto, Jepang dan mendapat gelar S1 pada tahun 1993.
Tak menyia-nyiakan waktu, Tri Handoko melanjutkan program masternya di Hiroshima University dan lulus hanya dua tahun kemudian. Masih di Universitas yang sama, pada tahun 1998 dia memperoleh gelar doktor di bidang teori fisika partikel atau fisika energi tinggi.
Dalam profil Tri Handoko, ia juga berkiprah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), khususnya di Pusat Penelitian Fisika. Tak cuma itu, ia pernah menjadi asisten jurusan Fisika di Hiroshima Universitu, dosen Luar Biasa Jurusan Fisika di IPB, dan saat ini masih mengajar sebagai dosen BHMN non-PNS di UI.
Demikian profil Tri Handoko yang berjasa banyak dalam bidang akademik.
Editor: Puti Aini Yasmin