Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Vaksin Covid-19 Terbaru Resmi Rilis, FDA Approve! 
Advertisement . Scroll to see content

PSBB Berlaku di Beberapa Daerah, Banyak Warga Ngeyel Tak Pakai Masker

Senin, 20 April 2020 - 20:09:00 WIB
PSBB Berlaku di Beberapa Daerah, Banyak Warga Ngeyel Tak Pakai Masker
Ilustrasi Masker (foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah daerah telah menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Polisi masih menemukan banyak pelanggaran.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Asep Adisaputra mengatakan mayoritas pelanggaran yakni warga tidak menggunakan masker. Jumlahnya mencapai 11.240 pelanggar.

"Jenis pelanggaran yang paling banyak ditemukan adalah para pengendara yang tidak menggunakan masker sebanyak 11.240 pelanggar, disusul dengan kendaraan yang jumlah penumpangnya melebihi kapasitas 50% sebanyak 3.357 pelanggar serta pengendara roda dua yang berboncengan tidak satu alamat sebanyak 1.430 pelanggar," kata Asep dalam keterangannya, Senin (20/4/2020).

Asep mengatakan polisi bersama TNI juga melakukan sosialisasi agar warga tidak mudik. Jajarannya juga menyiapkan dapur umur serta sembako bagi warga yang membutuhkan.

"Jajaran Kepolisian bersama TNI dan seluruh stakeholder telah melakukan himbauan dan sosialisasi tidak mudik sebanyak 69.325 kali kemudian di samping itu TNI dan Polri juga melaksanakan kegiatan bantuan sosial dimana sampai dengan hari ini TNI dan Polri telah mendirikan 11.215 dapur umum dan melaksanakan pembagian sembako sebanyak 367.518 paket," katanya.

Selain itu, polisi mencatat angka kejahatan selama pandemi virus Corona atau Covid-19 naik 11,8 persen. Kebanyakan kejahatan tersebut berupa pencurian.

Asep mengatakan evaluasi dilakukan pada minggu ke-15 dan ke -16 sejak diumumkannya pandemi virus Corona.

"Situasi Kamtibmas dan tren perkembangan kejahatan berdasarkan evaluasi jumlah kejahatan pada minggu ke-15 dan minggu ke-16 secara keseluruhan mengalami angka peningkatan sebesar 11,80 persen terkait kejahatan pencurian dengan pemberatan," kata Asep.

Asep mengatakan polisi tidak segan memberikantindakan tegas kepada para pelaku kejahatan. Dia memastikan polisi akan terus berpatroli agar situasi aman.

"Polri terus melakukan upaya-upaya baik pre-emtif maupun preventif untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat. Namun pada sisi yang lain ketika kejahatan terjadi maka Polri tidak segan untuk melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan yang tentunya dilakukan secara terukur," ucapnya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut