Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi! Piala AFF U-19 2026 Digelar di Sumatera Utara, Ini Stadion dan Jadwalnya
Advertisement . Scroll to see content

PSSI Debat soal Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan di Polhukam, TGIPF: Luar Biasa

Rabu, 12 Oktober 2022 - 15:47:00 WIB
PSSI Debat soal Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan di Polhukam, TGIPF: Luar Biasa
Ketum PSSI Mochamad Iriawan yang akrab disapa Iwan Bule. (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) sempat berdebat sengit dengan petinggi PSSI dalam pertemuan di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (11/10/2022). Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan atau biasa disapa Iwan Bule turut hadir.

Selain itu, Iwan Budianto selaku Wakil Ketum PSSI, Sekjen PSSI Yunus Nusi dan Ketua Tim Investigasi Tragedi Kanjuruhan versi PSSI Ahmad Riyadh juga hadir di Kantor Kemenko Polhukam.

Anggota TGIPF Akmal Marhali yang hadir dalam pertemuan itu mengaku perdebatan panjang itu terjadi ketika TGIPF mempertanyakan tanggung jawab moral PSSI pascakejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur yang merenggut ratusan korban jiwa itu.

"Sempat terjadi perdebatan yang luar biasa, bahwa tanggung jawab (PSSI) ini," kata Akmal, Rabu (12/10/2022).

Dalam pertemuan tersebut, Akmal mengaku TGIPF juga meminta PSSI untuk melakukan perbaikan dari sisi regulasi, keamanan dan keselamatan.

"(PSSI) berjanji untuk melakukan perbaikan-perbaikan itu," ujarnya.

Meski demikian, menurut pengamat sepak bola itu, PSSI tetap bertahan tak bersalah dengan mengacu pada patokan terhadap regulasi keamanan dan keselamatan. Pasalnya, PSSI berlindung di balik Pasal 3 Ayat 1 d BAB Tanggung Jawab Regulasi Keselamatan dan Keamanan (RKK) PSSI Tahun 2021.

Dengan adanya ketentuan tersebut, maka PSSI seakan terbebas dari segala tuntutan hukum pihak manapun.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut