Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPB Targetkan Warga Gayo Lues Tak Lagi Tinggal di Tenda Pengungsian Sebelum Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Pulau Tagulandang Diisukan Hilang Tenggelam Imbas Erupsi Gunung Ruang, Kepala BNPB: Tidak Benar!

Minggu, 05 Mei 2024 - 01:01:00 WIB
Pulau Tagulandang Diisukan Hilang Tenggelam Imbas Erupsi Gunung Ruang, Kepala BNPB: Tidak Benar!
Kepala BNPB Suharyanto saat mengunjungi posko pengungsian warga (dok. BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menepis isu yang menyebut Pulau Tagulandang bakal tenggelam. Pulau Tagulandang diisukan tenggelam jika terjadi erupsi Gunung Ruang yang jauh lebih besar.

Hal ini ditegaskan Kepala BNPB Suharyanto saat mengunjungi posko pengungsian warga di Pulau Siau, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) pada Sabtu (4/5/2024). Dalam kunjungan itu, ada salah seorang warga yang melaporkan kepada Kepala BNPB terkait adanya kabar yang beredar itu.

Mendengar hal itu, Suharyanto lantas menjawab bahwa berita itu tidak benar alias hoaks.

"Itu tidak benar ya. Hoaks. PVMBG sudah mengeluarkan informasi terkait hal itu. Bahwa tidak benar Pulau Tagulandang akan hilang tenggelam," kata Suharyanto.

Oleh sebab itu, Suharyanto meminta masyarakat hanya memperbarui informasi dari instansi berwenang seperti PVMBG, BNPB, BMKG,BPBD, TNI, Polri dan sebagainya.

"Saya harap kita semua selalu memperbarui informasi hanya dari instansi yang berwenang ya,” ujarnya.

Sebelumnya, Pulau Tagulandang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara dikabarkan akan tenggelam imbas erupsi Gunung Ruang. Kabar tersebut membuat resah masyarakat.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid menegaskan, informasi yang menyebutkan Pulau Tagulandang akan tenggelam akibat erupsi Gunung Ruang tidak benar.

"Berita yang tidak benar ini telah meresahkan masyarakat khususnya penduduk yang bermukim di Pulau Tagulandang. Untuk itu perlu disampaikan bahwa berita ini adalah tidak benar (hoaks)," ujar Wafid.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut