Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hotspot Karhutla Naik Tajam Jadi 331 Titik, Terbanyak di Kalsel dan Sumsel
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Jamin Anggaran untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan Aman: Asal Jangan Di-mark Up!

Kamis, 27 Agustus 2026 - 01:00:00 WIB
Purbaya Jamin Anggaran untuk Penanganan Karhutla di Kalimantan Aman: Asal Jangan Di-mark Up!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran Karhutla untuk Kalimantan aman. (dok. Kemenkeu)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan telah menyiapkan anggaran untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Namun, ia mengingatkan agar dana tersebut tidak disalahgunakan. 

Menurutnya, dana dapat disalurkan setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan asesmen dan kebutuhan penanganan di lapangan. Saat ini, kata Purbaya, BNPB masih menyusun rincian kebutuhan anggaran karena operasi penanggulangan karhutla terus berlangsung.

"Iya, asal jangan di-mark up saja," ucap Purbaya usai Sidang Aduan Kanal Debottlenecking, Rabu (26/8/2026).

Dia menjelaskan nilai anggaran penanganan karhutla belum dapat ditentukan secara final. Besarannya akan mengikuti hasil asesmen dan kebutuhan operasi yang dijalankan BNPB.

"Kami sih uangnya siap terus, tinggal BNPB operasinya seperti apa," kata dia.

Purbaya menambahkan, mekanisme pembiayaan untuk penanganan bencana memiliki fleksibilitas berbeda dibandingkan belanja pemerintah reguler. Kebutuhan dana akan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan.

Dia memperkirakan kebutuhan anggaran untuk menangani karhutla di Kalimantan tidak akan mencapai nilai seperti penanganan bencana di Aceh. Menurut Purbaya, dampak bencana di Aceh jauh lebih besar.

"Hitungan saya sih nggak akan sebesar di Aceh, karena Aceh kan masif sekali," pungkasnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut