Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kata Purbaya soal Isu bakal Rangkap Jabatan Menkeu dan Gubernur BI
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya soal Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK: Tak Punya Hak Suara

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:17:00 WIB
Purbaya soal Danantara Perdana Ikut Rapat KSSK: Tak Punya Hak Suara
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) (foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id -Danantara untuk pertama kalinya menghadiri rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) pada Selasa (28/7/2026). Dalam rapat ini, Danantara diwakili langsung Chief Executive Officer (CEO) Rosan Roeslani dan Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, kehadiran Danantara dalam rapat ini berkapasitas sebagai pihak undangan.

"Posisi Danantara pada rapat ini sebagai undangan," ujar Purbaya usai rapat KSSK di Kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Purbaya menambahkan, rapat KSSK umumnya hanya diikuti anggota tetap dari unsur regulator, yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Keterlibatan Danantara diperlukan untuk memberikan sudut pandang langsung dari ranah bisnis.

"Kan biasanya antarregulator, kadang kami ingin mendengar masukan langsung dari pelaku bisnis yang memanage bisnis yang besar," ujarnya.

"Danantara memberikan masukan positif pada rapat sore hari ini artinya kita dapat informasi yang lebih sehingga kebijakan kita tepat sasaran ke depannya," kata Purbaya.

Meski dimintai masukan strategis, Danantara tidak dibekali hak suara dalam pengambilan keputusan rapat KSSK, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

"Danantara tidak akan punya hak suara, dia akan memberikan masukan," katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut