Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Beberkan Dampak Buyback SBN, Dana Investor Asing ke RI Tembus 3 Miliar Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Tarik Utang Rp305,5 Triliun, Setara 36,7 Persen dari Target APBN 2026

Selasa, 19 Mei 2026 - 23:00:00 WIB
Purbaya Tarik Utang Rp305,5 Triliun, Setara 36,7 Persen dari Target APBN 2026
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi penarikan utang baru Rp305,5 triliun hingga akhir April 2026. Hal ini untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Angka ini setara 36,7 persen terhadap target APBN 2026 senilai Rp832,2 triliun. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, realisasi penarikan utang kali ini tercatat sedikit lebih rendah dari posisi April 2025 yang saat itu mencapai Rp305,9 triliun.

"Ini sesuai dengan rencana, jadi pembiayaan terjaga dan terukur pembiayaan utangnya," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN Kita, Selasa (19/5/2026).

Purbaya menambahkan, dari keseluruhan total pembiayaan utang yang telah diserap oleh kas negara tersebut, pemerintah juga menggelontorkan dana sekitar Rp7 triliun dialokasikan ke dalam bentuk pembiayaan non-utang.

Realisasi pembiayaan non-utang per akhir kuartal pertama ini setara dengan 4,9 persen dari keseluruhan target belanja pembiayaan non-utang setahun penuh yang ditetapkan sebesar Rp143,1 triliun.

Dengan mengalkulasikan kedua instrumen fiskal tersebut, Kementerian Keuangan secara total telah merealisasikan pembiayaan anggaran bersih sebesar Rp298,5 triliun per April 2026. Angka bersih ini didapatkan dari akumulasi hasil penarikan utang baru setelah dikurangi dengan realisasi pembiayaan non-utang.

Realisasi pembiayaan anggaran bersih yang diproyeksikan untuk menutupi defisit APBN hingga April 2026 ini tercatat sudah memenuhi 43,3 persen dari total target tahunan yang sebesar Rp689,1 triliun.

Pencapaian pembiayaan anggaran untuk penambalan defisit ini terpantau bergerak sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan performa pada periode yang sama di tahun lalu, di mana realisasi April 2025 berada pada posisi Rp281,2 triliun.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut