Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkeu Purbaya: Anggaran MBG Tidak Dipangkas, Hanya Belanja Tak Produktif Dicoret
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:49:00 WIB
Purbaya Ungkap Belum Ada Rencana Naikkan Harga BBM Subsidi usai Minyak Dunia Melonjak
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah belum berencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi dalam waktu dekat. Pemerintah menegaskan, skema subsidi saat ini masih tetap dipertahankan, meski perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran telah memicu lonjakan harga minyak mentah.

Purbaya menuturkan, posisi pemerintah tetap fokus pada stabilitas harga di tingkat konsumen untuk menjaga daya beli masyarakat.

"Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM," ujar Purbaya di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dikutip, Selasa (10/3/2026).

Dia menambahkan, keyakinan pemerintah didukung oleh kondisi stok energi domestik yang dikonfirmasi masih berada dalam zona aman oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Purbaya menjelaskan, meski harga minyak dunia sedang fluktuatif, rata-rata perkembangannya secara kumulatif masih berada di bawah batas asumsi maksimal yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Dengan kondisi tersebut, ruang fiskal negara dinilai masih mumpuni untuk menyerap (absorb) dampak kenaikan harga energi global tanpa harus langsung membebankannya kepada masyarakat.

Pemerintah berkomitmen untuk memantau dinamika pasar energi secara intensif dalam satu bulan ke depan. Purbaya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan gejolak ekonomi ini kepada pemerintah, mengingat rekam jejak Indonesia yang berhasil melewati berbagai krisis energi sebelumnya.

"Anda percaya aja, saya cukup pintar kok. Kita sudah ngalamin harga minyak tinggi berapa kali kan, banyak. Enggak hancur negaranya kan. Kenapa? Karena kebijakannya pas," ucapnya.

Melalui kebijakan yang terukur, Kementerian Keuangan akan memastikan bahwa stabilitas ekonomi domestik tetap terjaga tanpa harus mengambil langkah drastis yang dapat memicu inflasi tinggi di tengah masyarakat.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut