Rangkuman Materi Sejarah Indonesia Kelas 10 dan Contoh Soalnya
JAKARTA, iNews.id - Materi sejarah Indonesia kelas 10 harus diketahui agar bisa dipahami dengan baik. Apalagi, materi ini menjadi mata pelajaran penting bagi siswa yang duduk di peminatan IPS.
Sejarah merupakan ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang peristiwa yang terjadi di masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang dalam kehidupan manusia. Dalam pengertiannya bahwa tidak semua peristiwa yang terjadi di masa lampau merupakan sejarah.
Dikutip dari buku ‘Pasti Bisa Sejarah Indonesia’ terbitan Penerbit Duta, berikut beberapa materi sejarah Indonesia kelas 10 yang dapat membantu kalian dalam memahami pelajaran sejarah Indonesia.
Istilah sejarah yang berasal dari kosa kata bahasa Arab, yaitu syajaratun yang memiliki arti pohon. Dalam hal ini, pohon memiliki arti sebagai suatu lambang.
Pohon memiliki beberapa bagian, seperti batang, ranting, daun dan akar. Bagian tersebut memiliki hubungan yang saling terkait dan dinamis. Pohon sebagai lambang yang menunjukan adanya suatu pertumbuhan dan perkembangan dalam kehidupan manusia.
Terdapat beberapa cara berpikir sejarah dalam mengkaji suatu peristiwa sejarah, di antaranya adalah cara berpikir kronologis, cara berpikir diakronis, dan sinkronis.
Manusia merupakan pelaku dalam sejarah. Kedudukan manusia sangatlah sentral. Manusia memegang peran dalam suatu peristiwa sejarah. Namun, manusia sebagai subjek dari sejarah tidak dapat terlepas dari unsur-unsur sejarah lainnya. Unsur tersebut adalah ruang dan waktu.
>Ruang
Ruang (dimensi spasial) merupakan tempat terjadinya berbagai jenis peristiwa dalam perjalanan waktu. Ruang merupakan konsep yang melekat dengan waktu. Oleh karena itu, dalam mengkaji suatu peristiwa, unsur ruang tidak dapat dilepaskan dari unsur waktu. Konsep ruang berkaitan dengan aspek geografis.
>Waktu
Konsep waktu merupakan konsep yang sangat penting dalam sejarah. Waktu merupakan rangkaian proses yang tidak dapat dilepaskan dari suatu peristiwa. Sejarah yang merupakan bidang yang mengkaji aktivitas manusia yang dilihat dari kurun waktunya. Berdasarkan unsur waktu tersebut maka sejarah bersifat kronologis.
Materi sejarah Indonesia kelas 10 adalah konsep perkembangan, keberlanjutan, pengulangan dan perubahan. Perkembangan dianggap terjadi jika dalam kehidupan masyarakat terjadi gerak berturut-turut dari bentuk satu ke bentuk yang lain.
Keberlanjutan terjadi jika suatu masyarakat baru hanya mengadopsi lembaga-lembaga lama. Pengulangan dianggap terjadi jika peristiwa yang pernah terjadi pada masa lampau terjadi kembali pada masa selanjutnya.
Terjadinya perubahan dapat dikatakan jika masyarakat mengalami pergeseran dan perkembangan. Namun, jika asumsinya adalah terjadi perkembangan secara besar-besaran pada waktu yang relatif singkat. Perubahan ini umumnya terjadi karena adanya pengaruh dari luar.
Perkembangan biologis manusia di Indonesia dapat dilihat dari berbagai fosil yang ditemukan di Indonesia. Ada beberapa jenis fosil manusia purba yang ditemukan di Indonesia, di antaranya adalah :
>Meganthropus Paleojavanicus
Fosil ini ditemukan oleh von Koenigswald antara tahun 1923 - 1941 di Sangiran, Jawa Tengah. Fosil ini ditemukan berupa beberapa bagian tengkorak, rahang bawah, serta gigi yang telah lepas. Umur fosil ini diperkirakan berusia 1-2 juta tahun.
>Pithecanthropus
Terdapat tiga jenis manusia pithecanthropus yang ditemukan di Indonesia, yaitu Pithecanthropus Erectus, Pithecanthropus Mojokertensis dan Pithecanthropus Soloensis. Berdasarkan penelitian, fosil mereka diperkirakan berumur antara 30.000 hingga 1 juta tahun.
>Homo sapiens
Jenis manusia ini termasuk yang memiliki otak cerdas. Bentuk tubuh yang dimiliki oleh homo sapiens ini sama dengan manusia saat ini. Homo sapiens meninggalkan lebih banyak benda-benda budaya dibandingkan manusia purba sebelumnya.
Terdapat 2 jenis manusia Homo sapiens, di antaranya adalah Homo soloensis (Manusia dari Solo), Homo wajakensis
1.Terdapat banyak tokoh yang mengemukakan pengertian tentang sejarah. Pengertian sejarah menurut Sartono Kartodirdjo adalah..
a.Apa yang sungguh-sungguh terjadi
b.Berbagai bentuk penggambaran pengalaman kolektif di masa lampau
c.Keseluruhan perubahan dan kejadian-kejadian yang telah berlalu
d.Studi tentang manusia dalam kehidupan masyarakat
e.Keseluruhan perubahan dan kejadian-kejadian yang telah berlalu
Jawaban : b.Berbagai bentuk penggambaran pengalaman kolektif di masa lampau
Pembahasan : Terdapat banyak definisi sejarah yang dikemukakan oleh para ahli sejarah. Pengertian sejarah menurut Sartono Kartodirdjo adalah berbagai bentuk penggambaran pengalaman kolektif di masa lampau
2.Cara berpikir sinkronis biasanya digunakan oleh ilmu-ilmu…
a.Terapan
b.Seni
c.Humaniora
d.Budaya
e.Sosial
Jawaban : e.Sosial
Pembahasan : Cara berpikir sinkronis memiliki arti menekankan pada struktur. Sinkronis artinya meluas dalam ruang, tetapi terbatas dalam waktu. Pendekatan sinkronis menganalisis dan menguraikan struktur kehidupan masyarakat dengan menekankan pada dimensi ruang pada saat-saat tertentu. Oleh karena itu, cara berpikir sinkronis digunakan oleh ilmu-ilmu sosial.
3.Sejarah berusaha mengkaji peristiwa yang terjadi pada masa…
a.Krisis
b.Lalu
c.Depan
d.Sekarang
e.Penjajahan
Jawaban : b.Lalu
Pembahasan : Konsep waktu merupakan konsep yang sangat penting dalam sejarah. Hal ini terjadi karena perjalanan hidup manusia tidak dapat dilepaskan dari waktu. Waktu memiliki tiga orientasi, yaitu masa lalu, masa kini dan masa depan. Sejarah berusaha mengkaji peristiwa yang terjadi pada masa lalu
4.Salah satu kebijakan pemerintah kolonial Belanda ketika berkuasa di Nusantara adalah sistem sewa tanah. Dalam keterkaitannya dengan konsep waktu, cara Belanda memperoleh tenaga kerja untuk sistem sewa tanah tersebut termasuk…
a.Keberlanjutan
b.Pengulangan
c.Perkembangan
d.Pergeseran
e.Perubahan
Jawaban : a.Keberlanjutan
Pembahasan : Dalam hal sewa tanah, Belanda memperoleh tenaga kerja karena mereka meniru perbuatan raja-raja pribumi. Dengan demikian, cara Belanda memperoleh tenaga kerja tersebut termasuk keberlanjutan
5.Homo Soloensis dan Pithecanthropus Erectus merupakan makhluk yang hidup pada zaman Pra-Aksara. Mereka memiliki tingkat peradaban yang berbeda. Mengapa Homo Soloensis tingkatannya lebih tinggi daripada Pithecanthropus Erectus…
Pembahasan : Manusia jenis Homo Soloensis dianggap memiliki kecerdasan yang lebih tinggi daripada Pithecanthropus Erectus. Hal ini terjadi karena tingkatan kebudayaan Homo Soloensis lebih tinggi daripada Pithecanthropus Erectus.
Itulah beberapa ringkasan materi sejarah Indonesia kelas 10 beserta beberapa contoh soal yang dapat dijadikan latihan mandiri. Semoga membantu.
Editor: Puti Aini Yasmin