Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Campak Lebih Agresif daripada Covid-19? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Ratusan Karyawan Positif Covid-19, LG Akan Terus Koordinasi dengan Pemerintah

Rabu, 26 Agustus 2020 - 17:16:00 WIB
Ratusan Karyawan Positif Covid-19, LG Akan Terus Koordinasi dengan Pemerintah
Virus Corona (Foto: ilustrasi/AFP).
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - PT LG Electronic Indonesia membenarkan jika ratusan karyawannya terinfeksi Covid-19. Perusahaan menyebut kabar 242 karyawannya yang terpapar Covid-19 sebagai pukulan bagi perusahaan.

Untuk memastikan penyebaran kasus tidak terjadi, operasional pabrik sudah dihentikan sementara. General Manager PT LG Electronic Indonesia, Budi Hartono mengatakan, angka yang sudah disampaikan oleh Gugus Tugas sudah benar adanya dan perusahaan terus berkordinasi dengan pemerintah dan pihak kepolisian.

”Tindakan yang kami ambil selalu kordinasi dengan pemerintah,” katanya di Bapelkes, Cikarang Utara, Rabu (26/8/2020).

Budi mengakui, munculnya klaster baru ini membuat perusahaan terpukul. Mereka harus menghentikan operasional pabrik dan fokus penanganan Covid-19.”Benar ini pukulan tapi kami akan memenej ini sebaik mungkin, dengan arahan dari pemerintah semoga ini bisa pulih kembali,” ucap dia.

Budi memastikan para karyawan yang kini terkonfirmasi covid-19 telah ditangani dengan monitoring ketat, baik oleh perusahaan atau Gugus Tugas. Dia akan menjamin kesehatan karyawannya sebelum kembali beroperasi.

”Perusahaan sejak senin kemarin stop beroperasi, sekarang kami fokus kepada karyawan dulu, pemulihan dan perbaikan yang dilakukan, kami bisa memberikan jaminan kesehatan sebelum kembali beroperasi,” katanya.

Wakil Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Irfan Maulana menegaskan, setiap industri mempunyai kewajiban melaporkan izin operasional melakukan kegiatan industri ke Kementerian Perindustrian setiap minggu. Langkah itu dilakukan untuk memastikan klaster yang terjadi di kawasan industri.

Lebih dari itu, pelaku industri harus memastikan protokol kesehatan berjalan maksimal.”Kemudian apa yang teman industri lakukan itu sebenarnya usaha yang sudah maksimal, protokol kesehatan sudah jalan di industri. Kemudian semua dari mulai masuk sampai katakan dia salat, makan, sudah dilakukan dengan protokol kesehatannya,” katanya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut