Ratusan Nelayan Minta Ganjar Revisi Aturan Zonasi Batas Melaut jika Jadi Presiden
JAKARTA, iNews.id - Ratusan nelayan yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) menyambangi kediaman Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, di Patra Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka menyampaikan aspirasi terkait zonasi batas melaut.
Wakil Ketua KNTI, Sugeng Nugroho meminta sejumlah aturan terkait zonasi batas melaut nelayan ditinjau ulang. Sebab aturan itu merugikan para nelayan.
"Kami minta kepada Pak Ganjar, ketika beliau jadi Presiden agar aturan itu direvisi," ucap Sugeng, Minggu (10/12/2023).
Adapun aturan yang dimaksud yakni PP Nomor Q1 Tahun 2021 tentang Zonasi Penangkapan Ikan. Beleid itu mengatur nelayan dibatasi melaut pada titik 573/572 atau kira-kira 200 mil laut.
Yenny Wahid Ajak Anak Muda Yogya Temani Ganjar-Mahfud Melawan Korupsi di Indonesia
Selain itu, ada juga PP Nomor 85 Tahun 2023 tentang Penangkapan Terukur. Dalam aturan itu, nelayan ditetapkan kuota penangkapan ikan. Jika kuota sudah penuh, maka nelayan tidak boleh melaut.
"Jelas ini merugikan kami, kami minta aturan itu dihapus dan nelayan dibebaskan untuk melaut karena bisa meningkatkan pendapatan bagi negara," tegasnya.
Safari Politik Sekjen PDIP untuk Pemenangan Ganjar-Mahfud Banten, Gelorakan Semangat Kader dan Simpatisan
Selain terkait zonasi melaut, banyak hal yang disampaikan para nelayan kepada Ganjar seperti kemudahan perizinan kapal, perbaikan jalur perahu, bahan baku solar bersubsidi hingha bantuan alat tangkap.
Hasto Pamerkan Keunggulan Program KTP SAKTI Ganjar-Mahfud ketika Safari Politik ke Banten
"Hanya kepada Pak Ganjar kami yakin untuk menitipkan harapan kami, kalau dengan capres lain kami ragu," terang Sugeng.
Keyakinan Sugeng, dilandasi rekam jejak kinerja Ganjar saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. Kala itu, sambungnya, Ganjar mengeluarkan program pro nelayan.
"Ada program BBM bersubsidi, asuransi nelayan, pendidikan dan lainnya. Kalau beliau jadi presiden, kami yakin program itu bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh nelayan Indonesia," timpal Kajidin yang juga berprofesi sebagai nelayan.
Editor: Faieq Hidayat