Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Lapor APBN Defisit Rp371,5 Triliun di September 2025
Advertisement . Scroll to see content

Realisasi Penerimaan Pajak Turun 4,4 Persen, Menkeu Purbaya Ungkap Penyebabnya

Selasa, 14 Oktober 2025 - 14:48:00 WIB
Realisasi Penerimaan Pajak Turun 4,4 Persen, Menkeu Purbaya Ungkap Penyebabnya
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1.295,3 triliun hingga September 2025. (Foto: Tangkapan Layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi penerimaan pajak mencapai Rp1.295,3 triliun hingga September 2025. Perolehan tersebut turun 4,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.354,9 triliun.

Torehan tersebut baru mencapai 62,4 persen dari target penerimaan pajak tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp2.076,9 triliun oleh Kementerian Keuangan.

“Penurunan harga komoditas seperti batu bara dan sawit menyebabkan penerimaan PPh Badan dan PPN dalam negeri sedikit tertahan, namun sektor manufaktur dan jasa masih beri kontribusi positif terhadap penerimaan,” ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Oktober 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Purbaya menambahkan, penurunan penerimaan pajak turut menekan total pendapatan negara. Hingga September 2025, pendapatan negara tercatat sebesar Rp1.863,3 triliun, melemah 7,2 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun 2024 sebesar Rp2.008,5 triliun.

Sementara itu, akumulasi penerimaan perpajakan (termasuk bea cukai) mencapai Rp1.516,6 triliun, atau lebih rendah 2,9 persen dari realisasi tahun sebelumnya yang sebesar Rp1.561,6 triliun. Dari sisi fiskal, pemerintah masih menjaga stabilitas keuangan negara di tengah penurunan penerimaan.

Hingga akhir September 2025, defisit APBN tercatat sebesar Rp206,8 triliun, atau 0,81 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Angka ini masih lebih rendah dibandingkan defisit pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp240,4 triliun (setara 0,92 persen PDB).

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut