Resmikan Politeknik Ben Mboi, Jokowi Berharap Bisa Melahirkan SDM Unggul
JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Politeknik Ben Mboi, Universitas Pertahanan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (24/3/2022) sore ini. Kampus tersebut diharapkan menjadi tempat belajar dan meningkatkan keterampilan anak-anak muda khususnya di perbatasan Atambua dengan Timor-Leste.
"Kita akan memiliki anak-anak muda yang terampil yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri. Selain itu bagi yang jadi wirausaha juga akan bisa menciptakan lapangan kerja baru," ujar Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (24/3/2022).
Acara ini dihadiri Menteri Pertahanan Letjen (Purn) Prabowo Subianto, Mensesneg Pratikno, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan ibu Nafsiah Mboi.
Usai bertemu dengan para Dosen Politeknik Ben Mboi, Jokowi meyakini bahwa kualitas pendidikan akan jauh lebih baik dari politeknik-politeknik lainnya. Jokowi juga melihat antusiasme masyarakat terhadap kehadiran Politeknik Ben Mboi sangat tinggi.
Presiden Jokowi Targetkan Angka Stunting Turun di Bawah 14 Persen di 2024
"Saya minta agar seluruh civitas akademika di politeknik bekerja keras karena kepercayaan itu dan juga agar dapat memenuhi harapan dan bisa melahirkan talenta-talenta hebat di Atambua, di Pelu, maupun di NTT dan lebih luas lagi di negara kita Indonesia. Melahirkan SDM-SDM unggul yang mencintai tanah air yang mencintai bangsa yang mencintai negara kita serta yang memberikan kontribusi besar bagi kemajuan daerah dan kemajuan negara kita," ungkapnya.
Kunker di NTT, Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Lakukan Percepatan Penurunan Stunting
Jokowi menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) adalah pondasi untuk Indonesia maju. Maka dari itu dibutuhkan pelayanan pendidikan yang harus tersebar secara merata di seluruh penjuru tanah air.
"Bisa diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali baik di kawasan perbatasan sampai dengan pulau-pulau terdepan dan juga memiliki kualitas yang baik," tegasnya.
Kampus Politeknik Ben Mboi dibangun pada lahan seluas 141 hektare. Kampuns ini mempunyai program vokasi D3 dengan 7 program studi. Saat ini sudah terselenggara proses belajar mengajar dengan 175 Kadet mahasiswa dan 47 dosen.
Kampus ini sudah dilengkapi aula, perpustakaan, Mess Kadet Mahasiswa, ruang makan dan lain-lain. Pembangunan kampus akan dilanjutkan untuk memenuhi kapasitas 525 Kadet mahasiswa serta mess dosen, laboratorium dan berbagai lapangan olahraga.
Presiden Joko Widodo juga meninjau pameran hasil-hasil penelitian para dosen dan rancang bangun teknologi tepat guna karya Kadet mahasiswa untuk kepentingan logistik militer.
Editor: Faieq Hidayat