Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Kasus Korupsi Minyak Mentah
Advertisement . Scroll to see content

Respons Kejagung soal Nadiem yang Siap Diperiksa terkait Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun

Rabu, 11 Juni 2025 - 06:17:00 WIB
Respons Kejagung soal Nadiem yang Siap Diperiksa terkait Pengadaan Chromebook Rp9,9 Triliun
Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar merespons pernyataan Nadiem yang siap diperiksa terkait chromebook. (Foto: Ari Sandita Murti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Kapuspenkum Kejagung RI, Harli Siregar merespons pernyataan eks Mendikbudristek Nadiem Makarim yang siap diperiksa dan diminta klarifikasi soal dugaan kasus korupsi pengadaan laptop chromebook. Menurutnya hal ini akan mendukung pemeriksaan.

"Saya kira pernyataan kami masih sama, bahwa pihak-pihak mana pun yang terkait dengan perkara ini membuat terang tindak pidana ini, penyidik akan melakukan upaya-upaya pemanggilan dan pemeriksaan," ujar Kasipenkum Kejagung RI, Harli Siregar pada wartawan, Selasa (10/6/2025).

Harli mengatakan, berkaitan bakal dimintai klarifikasi tidaknya Nadiem dalam kasus tersebut, termasuk eks menteri sebelum Nadiem, pihaknya tak mengarah pada nama-nama tersebut. Namun, selama dibutuhkan penyidik, penyidik tentu bakal menjadwalkannya.

"Dengan penjadwalan, kami selalu sampaikan kalau itu menjadi kebutuhan dari penyidikan ini, tentu penyidik akan menjadwal," tuturnya.

Dia menjelaskan, sejauh ini Kejagung tengah berfokus memeriksa 28 orang saksi, termasuk 3 stafsus Nadiem Makarim. Dari 3 stafsus Nadiem, 1 orang telah diperiksa, sedangkan sisanya dilakukan esok hari.

"Dijadwal (pemeriksaan stafsus Nadiem Makarim) besok dan lusa. Penyidik akan fokus melihat siapa yang melakukan apa dan bagaimana peran dari pihak-pihak ini," katanya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut