Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Cinta Wiranto dan Rugaiya Usman: Perjalanan 50 Tahun dari Remaja hingga Akhir Hayat
Advertisement . Scroll to see content

Respons Rencana Demo 11 April, Wiranto: Ketimbang Panas-Panasan Lebih Baik Bicara di Ruangan Adem

Jumat, 08 April 2022 - 19:00:00 WIB
Respons Rencana Demo 11 April, Wiranto: Ketimbang Panas-Panasan Lebih Baik Bicara di Ruangan Adem
Wiranto (foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto merespons kabar rencana demo mahasiswa pada Senin 11 April 2022. Demo itu berisi tuntutan penolakan perpanjangan jabatan presiden dan penundaan Pemilu 2024.

Wiranto menyarankan, ketimbang turun ke jalan berpanas-panasan, lebih baik berdialog di ruangan yang adem di kantornya.

"Ketimbang panas-panas di jalan, lebih baik kita bicara di ruangan yang adem. Ngomong, bicara, kira-kira bagaimana sih. Tapi pasti pemerintah akan mendengarkan pasti itu ya, tidak mungkin tidak mendengarkan," kata Wiranto, Jumat (8/4/2022).

Dia menegaskan tidak melarang masyarakat khususnya mahasiswa untuk melakukan demo. Namun, menurut Wiranto harus dipastikan bahwa tuntutannya jelas.

Sebab, Wiranto menegaskan bahwa wacana mengenai perpanjangan masa jabatan dan penundaan pemilu tidak akan mungkin terjadi dan hal tersebut tidak perlu diperdebatkan lagi.

"Demo kan tidak dilarang, saya pun tidak berhak melarang demo, tetapi tatkala kita menyampaikan bahwa kalau kita berdemonstrasi tentang sesuatu yang tidak mungkin terjadi dan sudah dijawab bahwa yang menjadi tuntutan itu tidak mungkin terjadi, untuk apa demo. Bukan melarang, tapi kan kita berkomunikasi, ujar Wiranto.

Namun, jika memang ada mahasiswa yang ingin berdemo dirinya mempersilakan. Dia juga menyarankan di bulan Ramadan ini lebih arif menyikapi berbagai hal.

"Ini bulan puasa, bulan suci Ramadan, kita prihatin, saling maaf-memaafkan. Kita berpuasa tentunya kita lebih arif untuk bisa menyikapi hal-hal yang memang bisa kita bicarakan, kita komunikasikan dengan baik dan sekarang kita sudah memulai berkomunikasi ," katanya.

Diketahui, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar demo di depan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin 11 April 2022 mendatang. Unjuk rasa akan menuntut agar Jokowi bersikap tegas menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan Pemilu 2024 atau masa jabatan tiga periode.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut