Romy Tersangka, Plt Ketum Yakin PPP Lolos Ambang Batas Parlemen

Wildan Catra Mulia ยท Minggu, 17 Maret 2019 - 07:59 WIB
Romy Tersangka, Plt Ketum Yakin PPP Lolos Ambang Batas Parlemen

Plt Ketua Umum PPP Soharso Monoarfa di Kantor DPP PPP, Jakarta, Sabtu (16/3/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa terpilih menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum partai berdasarkan hasil rapat pengurus harian dan Majelis A’la PPP. Penunjukan Suharso untuk menggantikan M Romahurmuziy yang tersandung kasus dugaan korupsi jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama.

"Saya hadir di sini bagian dari solusi PPP dan tentu juga menjadi bagian dari kancah politik nasional," ujar Suharso saat konferesi pers di kantor DPP PPP, Jakarta Pusat, Sabtu (16/3/2019).

BACA JUGA:

Ini Sikap PPP terkait Posisi Romy di TKN Usai Ditangkap KPK

Rapat Harian PPP Berhentikan Romy, Angkat Suharso Plt Ketua Umum

Romy Ditangkap KPK, Mbah Moen Usul Suharso Plt Ketua Umum PPP

Lebih lanjut, anggota dewan pertimbangan presiden itu meminta kepada seluruh kader PPP untuk tidak bersedih hati dan tenggelam dalam kesedihan atas penetapan Romahurmuziy sebagai tersangka kasus korupsi. Dia tetap yakin partai berlogo Kakbah itu akan lolos ambang batas parlemen pada putaran pemilu April mendatang.

"Sisa waktu ke depan, kami harus dapat membuktikan bahwa partai ini akan eksis dan tetap hadir dalam perpolitikan nasional serta lolos parliamentary threshold," ucapnya.

Salah satu keyakinan Suharso adalah karena sejarah panjang PPP. Selain itu, lantaran mereka memiliki kader dan punya generasi penerus partai terbaik.

"Partai ini dewasa, mempunyai kematangan di dalam menegakkan sendi-sendi kepartaian," sambung Suharso.

Perlu diketahui sebelumnya, Rapat yang diikuti oleh Majelis A’la yang merupakan gabungan dari Ketua Umum Majelis Pakar, Majelis Pertimbangan dan Majelis Syariah PPP menghasilkan tiga keputusan.

Rapat yang berlangsung sejak pukul 16.00 WIB, hari ini. menyepakati pemberhentian Romahurmuziy sebagai Ketua Umum PPP karena kasus dugaan jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama; memilih Suharso Monoarfa sebagai Plt Ketum PPP yang akan dikukuhkan dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas); dan mengadakan Mukernas dalam waktu dekat.


Editor : Djibril Muhammad