Ruslan Buton, Pengkritik Jokowi Ditahan 20 Hari di Rutan Bareskrim

Antara ยท Minggu, 31 Mei 2020 - 07:33:00 WIB
Ruslan Buton, Pengkritik Jokowi Ditahan 20 Hari di Rutan Bareskrim
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. (Foto: iNews.id/ Irfan Maruf).

JAKARTA, iNews.id - Kasus dugaan ujaran kebencian yang melibatkan Ruslan Buton ditangani Mabes Polri. Pengkritik Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu kini ditahan oleh Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Ruslan Buton ditahan selama 20, Jumat-Sabtu (29 Mei hingga 17 Juni 2020).

"Ya, sudah ditahan di (Rutan) Bareskrim," ujar Irjen Argo di Jakarta, Sabtu (30/5/2020).

Satuan Tugas Khusus Merah Putih bersama Polda Sulawesi Tenggara dan Polres Buton menangkap Ruslan Buton di Jalan Poros, Pasar Wajo Wasuba, Dusun Lacupea, Desa Wabula 1, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, Kamis (28/5/2020).

Ruslan Buton ditangkap karena membuat pernyataan terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam bentuk rekaman suara pada 18 Mei 2020. Rekaman tersebut kemudian viral di media sosial.

Dalam rekamannya, dia mengkritik kepemimpinan Jokowi. Ruslan Buton mengatakan, solusi terbaik untuk menyelamatkan bangsa Indonesia adalah bila Jokowi rela mundur dari jabatannya sebagai Presiden.

"Namun bila tidak mundur, bukan menjadi sebuah keniscayaan akan terjadinya gelombang gerakan revolusi rakyat dari seluruh elemen masyarakat," kata Ruslan Buton dalam rekaman suara.

Editor : Kurnia Illahi