Sabet Double Degree, 3 Perwira TNI AD Lolos dari Lubang Jarum US Army
JAKARTA, iNews.id – Prestasi membanggakan kembali diukir prajurit TNI Angkatan Darat. Kali ini tiga perwira berhasil menyelesaikan pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat Amerika Serikat atau US Army Commanding General and Staf College (CGSC).
Tidak hanya itu, tiga perwira TNI AD ini juga sukses meraih double degree dari US Army University. Keberhasilan ini diibaratkan lolos dari lubang jarum.
Tiga perwira tersebut yakni Mayor Inf Fauxan Alfikri, Mayor Arm Winner Dieng, dan Mayor Inf Gede Agus Pringgana. Ketiganya lulus dari Seskoad AS atau US Army CGSC pada Jumat (12/6/2020) kemarin.
“Selain berhasil menyelesaikan pendidikan Seskoadnya, ketiga perwira ini sukses meraih gelar master dari US Army University, dan berhak menyandang gelar MMAS (Master of Military Art and Science),” kata Atase Militer Darat RI untuk AS Kolonel Inf Hendri melalui keterangan tertulis, Sabtu (13/6/2020).
Mayor Inf Fauzan Alfikri menceritakan, MMAS merupakan program master dari US Army University di luar dari program US Army CGSC. Program ini melalui tahap seleksi ketat dan tidak mudah.

Dari 1.100 siswa CGSC, tidak lebih dari 140 orang yang berhasil lulus dan mendapatkan gelar Master of Military Art and Science.
“Selain harus lulus dalam beberapa tahapan tes, juga harus mampu memelihara nilai Indeks Prestasi Kumulatif diatas 3,5 sepanjang tahun ajaran,” kata alumni Akademi Militer (Akmil) 2005 itu.
Tercatat dari 145 perwakilan TNI AD sejak 1953, baru 10 orang yang berhasil meraih gelar MMAS. Hebatnya, tahun ini merupakan angkatan pertama di mana seluruh siswa TNI AD berhasil lulus CGSC sekaligus meraih gelar MMAS.
“Sukses yang kami raih ini tentunya tidak lepas dari dukungan dan bimbingan serta kesempatan yang diberikan pimpinan TNI AD, para komandan, para senior serta seluruh rekan-rekan parjurit TNI AD,” ucap Fauzan
Menurut dia, keberhasilan ini sekaligus menjadi modal bagi mereka untuk melanjutkan dan melaksanakan tugas serta tanggung jawab ke depan sebagai prajurit TNI AD.
Editor: Zen Teguh