Sandi Janji Ajak Pengusaha Nasional Bangun Infrastruktur jika Terpilih

Felldy Utama ยท Rabu, 09 Januari 2019 - 20:46:00 WIB
Sandi Janji Ajak Pengusaha Nasional Bangun Infrastruktur jika Terpilih
Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (tengah) dalam diskusi Rabu Biru bertajuk 'Menuju Ekonomi Indonesia yang Adil dan Makmur' di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta, Rabu (9/1/2019). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menyoroti program pembangunan infrastruktur yang terus digenjot oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Proyek-proyek itu layak dipertanyakan karena belum melibatkan pengusaha-pengusaha nasional.

Menurut Sandi, sorotan itu tidak hanya datang dari dirinya. Namun juga sejumlah asosiasi pengusaha, termasuk Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Mereka semakin menyayangkan karena pemerintah terkesan enggan merespons isu ini.

"Ini belum direspon dan tidak ditanggapi dengan baik sehingga proyek-proyek infrastruktur ini tidak diberikan peluangnya kepada para pengusaha-pengusaha nasional," kata Sandi dalam diskusi Rabu Biru bertajuk 'Menuju Ekonomi Indonesia yang Adil dan Makmur' di Prabowo-Sandi Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta, Rabu (9/1/2019).

Sandi berjanji jika pasangan Prabowo-Sandi diberikan amanat untuk memimpin Indonesia lima tahun mendatang, mereka akan memperhatikan persoalan ini. Prabowo-Sandi akan dilibatkan dalam pembangunan termasuk proyek infrastruktur.

Menurut mantan wakil gubernur DKI Jakarta ini, pelibatan pengusaha nasional agar ada kompetisi yang sehat. Nantinya proyek-proyek infrastruktur ini dibangun bukan hanya mengandalkan kekuatan pemerintah, melainkan juga kekuatan pengusaha

Sandi memastikan proyek infrastruktur yang sudah digenjot sekarang ini tetap akan ditingkatkan kembali bila Prabowo-Sandi terpilih. Namun, pemerintah hanya akan berperan dalam penyedian ataupun pembebasan lahan. Selebihnya, pembangunan diberikan kepada pengusaha nasional.

"Kita sampaikan peran pemerintah itu mungkin hanya 10 persen saja dalam ekonomi kita. Kalau kita bisa libatkan swasta yang notabene hampir 90 persen, mereka akan mendapatkan multiplier effect yang lebih banyak lagi dan penciptaan lapangan kerjanya lebih maksimal," ujarnya.

Editor : Zen Teguh

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda