Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Angela Tanoesoedibjo Tampil Anggun Pakai Kebaya Modern saat Pelantikan Pejabat Tinggi Kemenparekraf
Advertisement . Scroll to see content

Sandiaga: Esensi Pergantian Pemimpin Harus Lebih Baik

Senin, 27 Agustus 2018 - 20:46:00 WIB
Sandiaga: Esensi Pergantian Pemimpin Harus Lebih Baik
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Setelah membacakan surat pengunduran diri di DPRD DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno berharap siapa pun pengganti dirinya sebagai wakil gubernur DKI Jakarta harus lebih baik.

Menurut dia, esensi dari pergantian kepemimpinan itu adalah memastikan penggantinya harus lebih baik dari sebelumnya jika tidak maka penggantian tersebut dibilang gagal.

"Jadi kalau sama dengan saya, sayang, prosesi ini harusnya memilih calon pengganti yang lebih baik dari saya, dari segala bidang," kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (27/8/2018).

Meski begitu, dia mengaku tak memiliki kriteria khusus pengganti dirinya di kursi wagub DKI mendampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Menurut dia, pergantian wagub DKI merupakan sebuah hak yang dibahas oleh partai pengusung baik itu Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun pemilihan itu harus sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

"Sesuai ketentuan dan perundang-undangan itu nanti akan dibahas oleh partai pengusung dan partai pengusung nanti akan diajukan ke DPRD," jelasnya

Terkait siapa calon terkuat dari Partai Gerindra untuk menggantikan posisinya, mantan Wakil Gubernur DKI ini belum mengetahui. Pasalnya, sejak menjadi calon wakil presiden (cawapres), dia tak pernah melakukan rapat dengan Partai Gerindra. Terlebih lagi dirinya sudah diminta mundur dari partai pimpinan Prabowo Subianto tersebut.

"Saya belum tau, saya nanti coba tanya. Saya sudah nggak pernah diundang malah rapat-rapat Gerindra sekarang," ungkapnya.

Sebelumnya, Sandiaga mundur dari jabatan sebagai wakil gubernur DKI Jakarta saat Rapat Paripurna di ruang Paripurna DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (27/8). Pengunduran diri tersebut disetujui pemimpin rapat paripurna sekaligus Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi.

Editor: Azhar Azis

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut