Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Sebut Tak Masalah Kasus Covid-19 Meningkat, Doni Monardo: Asal Angka Kematian Rendah

Sabtu, 11 Juli 2020 - 02:40:00 WIB
Sebut Tak Masalah Kasus Covid-19 Meningkat, Doni Monardo: Asal Angka Kematian Rendah
Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo. (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dalam dua hari terakhir pasien positif covid-19 meningkat signifikan hingga akumulasinya mencapai 72.347 orang. Bahkan pada Kamis (9/7/2020) Indonesia mencatat rekor tertinggi penambahan pasien positif covid-19 dalam sehari dengan 2.657 orang.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo menyebut tak ada yang perlu dikhawatirkan berlebihan. Menurutnya tak masalah kasus positif terus meningkat asal angka kematiannya rendah.

"Semakin banyak kasus covid-19 ditemukan sebenarnya tidak masalah, tapi angka kematiannya itu rendah ya,” jelas Doni saat ditemui di kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2020).

Menurut Doni, virus yang masuk dalam kategori pandemi itu bisa menulari siapa saja dan semua orang bisa tertular. Baginya yang terpenting fasilitas kesehatan harus diperhatikan agar pasien dapat ditangani secara memadai dan tak menjadi korban meninggal dunia.

“Yang penting tidak boleh ada yang meninggal, angka sakit harus kita monitor kita cek, kalo bed occupancy ratio di rumah sakit mengalami peningkatan kita harus khawatir. Tapi kalo bad occupancy ratio masih di bawah 50-60 persen ya tidak perlu berlebihan khawatirnya, tetap waspada dan hati-hati,” ucap Doni.

Dis amping itu, Doni mengimbau masyarakat tetap menaati protokol kesehatan Covid-19. Menurutnya hal itu menjadi kunci memutus rantai penularan covid-19

"Masker ini tidak boleh lepas, anda semua di tempat seperti ini harus pakai masker. WHO sudah memberikan peringatan jaga jarak. Gampang mengucapkannya tapi sulit dilaksanakan, pakai masker, jaga jarak, tangan bersih dan jangan sentuh bagian mata serta hidung," ujarnya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut