Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen HUT Kemerdekaan RI, 20.500 Narapidana se-Jabar Dapat Remisi
Advertisement . Scroll to see content

Sekda Jabar Targetkan Tingkat Pengangguran Pemuda Menurun Signifikan pada 2029

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:58:00 WIB
Sekda Jabar Targetkan Tingkat Pengangguran Pemuda Menurun Signifikan pada 2029
Musyawarah Daerah XVI Pemuda/KNPI Jawa Barat 2026. (Foto: dok Pemprov Jabar)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pemuda.

Dia menargetkan pada 2029 tingkat pengangguran pada pemuda menurun secara signifikan. Selain itu, ditargetkan pula bahwa tingkat pendidikan pemuda meningkat. Target tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Jabar Istimewa.

Hal itu disampaikan Herman saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) XVI Pemuda/KNPI Jawa Barat 2026 di Grand Asrilia Hotel Convention & Restaurant, Kota Bandung, Selasa (18/8/2026).

"Peningkatan kualitas pemuda harus menjadi perhatian serius, terutama dalam aspek pendidikan dan kesejahteraan," ucap Herman.

Menurutnya, untuk mencapai target tersebut dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan, termasuk Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat.

Herman berharap forum Musda KNPI Jabar dapat menjadi ruang untuk merumuskan langkah strategis sekaligus memperkuat peran pemuda dalam mempercepat terwujudnya Jabar Istimewa.

Dalam kesempatan tersebut, Herman juga menyoroti kondisi pembangunan pemuda Jawa Barat. Dia menyebut Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Jawa Barat saat ini berada pada angka 62,96.

Menurutnya, angka tersebut masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Herman bahkan menantang agar IPP Jawa Barat dapat mencapai setidaknya 90 pada 2029 sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jabar Istimewa.

Dia mengingatkan agar semangat dan aktivitas kepemudaan tidak hanya terlihat dari sisi organisasi, tetapi juga tercermin dari kualitas kehidupan para pemuda.

Selain itu, menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan pembangunan pemuda. Peran masyarakat dan organisasi kepemudaan, termasuk KNPI, menjadi bagian penting dalam mewujudkan target pembangunan tersebut.

“Pemerintah tanpa masyarakat, pemerintah tanpa pemuda tidak ada apa-apanya,” katanya.

Karena itu, Herman mendorong kepemimpinan KNPI Jawa Barat ke depan untuk berani keluar dari zona nyaman dan membangun organisasi dalam suasana yang kompetitif. Ia berharap kepengurusan baru mampu mengambil peran strategis dalam meningkatkan kualitas pemuda Jawa Barat.

“Kepemimpinan KNPI berikutnya harus berani bertaruh,” tuturnya.

Editor: Rizqa Leony Putri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut