Silsilah Keluarga Ganjar Pranowo, Ada Darah Wali Songo?
JAKARTA, iNews.id - Calon presiden Ganjar Pranowo yang diusung Partai Perindo dan lainnya sosok yang menarik perhatian publik. Bukan hanya karena prestasinya sebagai Gubernur Jawa Tengah, tetapi juga karena silsilah keluarga Ganjar Pranowo serta pendidikannya.
Diketahui dalam silisilah keluarga, Ganjar Pranowo adalah anak kelima dari enam bersaudara, lahir pada 28 Oktober 1968 di Karanganyar, Jawa Tengah.
Ayahnya, Parmuji Pramudi Wiryo, adalah polisi yang pernah bertugas dalam operasi penumpasan gerakan PRRI atau Permesta di Sumatera Barat, Riau, dan Jambi (sebelumnya dikenal sebagai Sumatera Tengah).
Sementara ibunya, Sri Suparni, juga kelahiran Karanganyar, adalah ibu rumah tangga yang juga mengelola warung kelontong.
Sri Suparni wafat di usia 75 tahun pada 28 Maret 2015, akibat komplikasi. Kematian ibunda Ganjar Pranowo meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga.
Menariknya, silsilah keluarga Ganjar Pranowo dilaporkan memiliki keturunan dari Sunan Kalijaga, salah satu tokoh Wali Songo yang sangat dihormati di Jawa. Buyut Ganjar Pranowo dari garis keturunan ayah, Danu Wiyono, disebut-memiliki garis keturunan Sunan Kalijaga.
Sunan Kalijaga, atau Susuhunan Kalijaga, dikenal berhasil memadukan ajaran Islam dengan tradisi dan budaya Jawa. Ia berperan penting dalam penyebaran Islam di Jawa dan dimakamkan di Kadilangu, Demak.
Sunan Kalijaga memiliki masa hidup panjang, diperkirakan lebih dari 100 tahun. Selama hidupnya, ia menyaksikan berbagai peristiwa penting, mulai akhir kekuasaan Majapahit (1478), berdirinya Kesultanan Demak, Cirebon, Banten, hingga lahirnya Kerajaan Pajang pada 1546.
Bahkan, ia juga mengalami awal kehadiran Kerajaan Mataram di bawah kepimpinan Panembahan Senopati. Sunan Kalijaga wafat pada 10 Muharram tahun 1513 dalam kalender Jawa atau sekitar 17 Oktober 1592 Masehi. Tradisi mengenang haul Sunan Kalijaga masih dijalankan setiap 10 Muharram oleh masyarakat di Kadilangu.
Sisi lain dari silsilah keluarga Ganjar Pranowo adalah istrinya, Siti Atikoh Supriyanti, yang memiliki latar belakang keluarga sama pentingnya. Siti Atikoh adalah cucu dari Kiai Nadhlatul Ulama (NU) kenamaan, Mbah Hisyam. Dia merupakan tokoh penting dalam komunitas Islam di Indonesia.
Hubungan ini menambah nuansa spiritual dan historis yang kaya pada keluarga Ganjar Pranowo.
Siti Atikoh merupakan sosok penting dalam kehidupan Ganjar. Sebagai istri, ia tidak hanya menjadi pendukung dalam kehidupan pribadi Ganjar, tetapi juga menjadi insipirasi dalam dunia politik.
Dukungan dan pengaruh Siti Atikoh dalam kehidupan Ganjar tidak diragukan lagi berperan penting dalam karier politiknya.
Pendidikan Ganjar Pranowo juga menjadi topik menarik perhatian. Sebagai sossok yang memiliki latar belakang keluarga keturunan spiritual, pendidikan dan pengalaman hidupnya tentu memengaruhi cara pandang dan gaya kepemimpinannya.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq