Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir
Advertisement . Scroll to see content

Sinovac Halal dan Minim Efek Samping, Satgas Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksinasi

Rabu, 13 Januari 2021 - 07:42:00 WIB
Sinovac Halal dan Minim Efek Samping, Satgas Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksinasi
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito (Foto: Dok BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kembali menyampaikan vaksin sinovac memperoleh izin penggunaan darurat atau emergency use of authorization (EUA) dari BPOM. Vaksin tersebut juga sertifikasi halal dari MUI.

“Kedua sertifikasi ini menunjukan bahwa vaksin sinovac telah memenuhi standar medis sehingga berkhasiat, minim efek samping dan juga halal,” katanya di Istana Kepresidenan, Selasa (12/1/2021).

Dia mengatakan penerbitan EUA maupun BPOM melalui proses yang panjang. Termasuk juga sertifikasi halal yang melalui beberapa tahapan.

“Penting untuk diketahui masyarakat, keluarnya EUA dari BPOM ini telah melalui proses panjang. Khususnya memastikan keamanan, dosis dan efek samping dari vaksin sinovac. Sertifikasi halal MUI juga diterbitkan berdasarkan kajian kehalalan vaksin melalui beberapa tahapan termasuk kunjungan langsung ke fasilitas pembuatan vaksin sinovac di China,” katanya.

Wiku juga menjelaskan makna angka efikasi vaksin sinovac sebesar 65,3 persen. Angka tersebut selama masa uji klinik yang terkontrol di Bandung sejak tahun lalu, terjadi penurunan 65,3 persen kemunculan kasus pada kelompok yang divaksinasi.

“Efikasi ini didapatkan dari perbandingan efektivitas vaksin antara kelompok yang divaksin dan yang tidak divaksin,” tuturnya.

Maka dari itu, dia mengajak masyarakat untuk tidak perlu ragu divaksinasi nantinya. Apalagi angka efikasi telah melebihi dari standar yang ditetapkan WHO dan badan-badan lainnya.

“Masyarakat tidak perlu ragu dalam efektivitas vaksin karena standar efikasi vaksin yang ditetapkan oleh WHO, FDA di Amerika maupun EMA di Eropa ialah 50 persen. Dengan angka efikasi yang melampaui standar minimal maka sudah sangat bermakna dalam mencegah kejadian infeksi baru baik pada penerima vaksin maupun populasi yang tidak menerima vaksin,” katanya.

Wiku juga meminta kepada masyarakat untuk tidak lagi khawatir atas vaksin sinovac yang nantinya akan digunakan dalam program vaksinasi.

“Dengan adanya EUA dan sertifikasi halal pemerintah memastikan bahwa vaksin sanavac aman untuk digunakan, berkhasiat dan halal. Kita berharap setelah adanya vaksinasi dan pemantauan lanjutan selama 6 bulan ke depan maka akan terlihat tingkat efektivitas dari vaksinasi tersebut,” katanya.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut