So Sweet! Pasutri Ini Kompak Raih Gelar Doktor UI Bersamaan, Apa Rahasianya?
JAKARTA, iNews.id - Pasangan suami istri (pasutri) memang harus kompak dalam segala aspek. Hal itu bahkan dibuktikan oleh Suhartono dan Anna Armeini Rangkuti yang berhasil meraih gelar doktor bersamaan.
Suhartono diketahui berhasil lulus dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI) dan Anna dari Fakultas Psikologi (FPsi) UI. Mereka meraih gelar doktor dan diwisuda bersamaan pada Wisuda Semester Gasal Tahun Akademik 2022/2023 di Balairung UI, Kampus Depok, pada Jumat (10/3).
Ternyata, menurut Anna ada hal yang memotivasi mereka agar bisa mendapat gelar bersama, yakni kelulusan putra mereka, yakni Muhammad Rais Rahmatullah dari program sarjana Departemen Teknik Sipil, Fakultas Teknik UI (FTUI).
Hebatnya lagi, semua biaya pendidikan mereka didanai oleh pemerintah dalam bentuk Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan beasiswa dari Setjen Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Kisah Inspiratif Salsa Jadi Wisudawan Termuda di ITS, Lulus di Usia 20 Tahun
Meski begitu, kesuksesan tak ia dapatkan begitu saja. Pasalnya, kata Suhartono ia harus membagi waktu secara seimbang antara kuliah, penelitian, dan urusan lainnya. Misalnya, pada Senin–Kamis, mereka fokus pada penelitian disertasi, Jumat mereka fokus pada urusan ibadah sebagai bentuk relaksasi, dan Sabtu–Minggu dialokasikan untuk keperluan keluarga.
Kisah Inspiratif Satu Keluarga yang Sukses Jadi Dokter, Apa Rahasianya?
Tak cuma itu, Anna yang merupakan seorang ibu mengaku harus mampu menyeimbangkan kewajiban. Namun semua bisa dilewati dengan lancar berkat pembagian waktu yang tepat.
"Saya dan suami rasanya tidak mungkin antisosial selama proses tugas belajar, sehingga kami harus bisa mengerjakan tugas disertasi, mengurus keluarga, dan membersamai keluarga besar serta lingkungan sekitar kami. Justru pembagian waktu tersebut membuat hidup kami lebih seimbang dan mengurangi stres akademik yang biasanya menimpa mahasiswa, khususnya mahasiswa doktoral,” ujar Anna dikutip dari laman UI, Kamis (23/3/2023).
Menurutnya, selama menjalani studi S3 banyak hal menyenangkan yang dirasakan. Sebagai sesama mahasiswa UI, ia bersama suami dan anaknya sering menikmati kebersamaan di kampus, khususnya di beberapa kantin yang ada di UI.
Selain itu, selama menjalani tugas belajar, ia dan suami sering menikmati kebersamaan yang dulunya sangat sulit didapat, karena kesibukan di kantor masing-masing. Mereka jadi sering berdiskusi tentang penelitian, bahkan beberapa kali mengikuti pelatihan metodologi penelitian di dalam dan luar kota.
Keberhasilan Anna beserta suami dan anaknya merepresentasikan kesuksesan pendidikan dalam lingkup terkecil, yaitu keluarga. Siapa sangka, semangat anak untuk menyelesaikan pendidikan dapat mendorong kedua orang tuanya untuk ikut belajar meski di usia yang tidak muda lagi.
"Kami sekaligus ingin memberi contoh kepada anak-anak bahwa belajar itu sepanjang hayat,” ucap Anna.
Editor: Puti Aini Yasmin