Soal Paket MPR, Gerindra Buka Komunikasi dengan Parpol di Luar Koalisi Pilpres

Felldy Utama ยท Selasa, 06 Agustus 2019 - 06:02 WIB
Soal Paket MPR, Gerindra Buka Komunikasi dengan Parpol di Luar Koalisi Pilpres

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

JAKARTA, iNews.id – Lobi-lobi politik dalam penentuan pimpinan MPR 2019-2024 masih berjalan. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, pun mengatakan bahwa dalam menentukan paket pimpinan MPR untuk periode lima tahun ke depan, semua partai politik kini membangun komunikasi satu sama lain.

Menurut Fadli, format paket pimpinan MPR itu tidak melulu berdasarkan koalisi yang pernah terbentuk dalam kompetisi Pilpres 2019 yang lalu, yakni Koalisi Indonesia Adil dan Makmur sebagai pengusung Prabowo-Sandi dan; Koalisi Indonesia Kerja sebagai pengusung Jokowi-Ma’ruf. Dia berpendapat, bisa saja parpol antarpendukung kedua kandidat itu saling menjalin komunikasi satu dengan yang lain.

“Ya kan sekarang komunikasi politik sudah berjalan seperti kita ketahui, sudah semakin cair. Ya tentu bisa saja terjadi komunikasi-komunikasi yang menghasilkan posisi-posisi baru di dalam paket itu nantinya. Kan saya kira ini masih menjajakan semua,” kata Fadli, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (5/8/2019).

Lebih lanjut, Fadli menyampaikan, sampai saat ini Partai Gerindra tengah membangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol yang dinilai sejalan dengan partai besutan Prabowo Subianto itu. “Saya kira ya, ini masih dalam taraf komunikasi politik mencari kesesuaian di dalam menentukan nanti apakah paket, apakah kita bermusyawarah untuk itu, nanti kita lihat,” ujarnya.

Wakil ketua DPR itu juga tak menampik jika partainya mengincar kursi pucuk pimpinan MPR. Menurut dia, partai nomor urut 2 itu pantas untuk mendapatkan posisi tersebut.

“Saya kira wajar ya, secara partai secara popular vote kedua terbesar, kita menginginkan berada di dalam posisi pimpinan MPR. Saya kira sangat pantas gitu loh, kan Gerindra ini nomor dua secara suara masyarakat,” katanya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil