Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi soal Ijazah Palsu, Akui Salah Analisis
Advertisement . Scroll to see content

Soal Pertemuan Jokowi dengan Ketum PDIP dan Nasdem, Istana: Tinggal Tunggu Momentum

Selasa, 30 Januari 2024 - 08:34:00 WIB
Soal Pertemuan Jokowi dengan Ketum PDIP dan Nasdem, Istana: Tinggal Tunggu Momentum
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terbuka untuk bertemu dengan tokoh-tokoh termasuk ketua umum partai politik. Pertemuan itu tinggal menunggu momentum.

Hal tersebut menanggapi perihal belum dilakukannya pertemuan Presiden Jokowi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan juga Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Presiden kan selalu terbuka untuk bertemu dengan siapa saja, tokoh tokoh politik, tokoh tokoh bangsa. Sangat terbuka beliau tinggal menunggu momentum waktunya," kata Ari dalam keterangannya, Senin (29/1/2024).

Ari menjelaskan bahwa pertemuan dengan Ketum PDIP ataupun Nasdem belum terlaksana, karena Presiden Jokowi merasa belum diundang untuk bertemu.

"Ya siapa saja itu kan semua tokoh-tokoh politik, presiden selalu terbuka. Cuma kata beliau kan belum diundang saja," tuturnya.

Ari juga menepis anggapan bahwa Presiden Jokowi tidak hanya bertemu dengan ketua umum partai politik dari koalisi Indonesia maju (KIM) saja. Menurutnya, Presiden sangat terbuka menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh politik.

"Ya pertemuan pertemuan politik kan pasti dilakukan. Tidak hanya untuk konteks ketum parpol, kemarin beliau ketemu Sri Sultan Hamengkubuwono X itu adalah juga satu tokoh bangsa, beliau bertemu para ulama tokoh-tokoh bangsa yang juga beliau bersilaturahmi dan berkomunikasi. Jadi tidak hanya ketemu ketum parpol yang tadi disebutkan," tuturnya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut