Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menag: Saya Gak Bisa Tidur kalau MUI Tidak Punya Kantor yang Layak
Advertisement . Scroll to see content

Soal Polemik Pernyataan Menag Yaqut, Wamenag : Saya Mohon Semua Pihak Menahan Diri 

Rabu, 27 Oktober 2021 - 09:49:00 WIB
Soal Polemik Pernyataan Menag Yaqut, Wamenag : Saya Mohon Semua Pihak Menahan Diri 
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid. (Foto: Dok. MNC Portal).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id  - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi meminta agar polemik Kamenterian Agama (Kemenag) hadiah untuk Nahdlatul Ulama (NU) disudahi. Semua pihak diharapkan menahan diri menyikapi pernyataan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

Dia menuturkan, Yaqut telah memberikan penjelasan mengenai pernyataannya yang menuai polemik tersebut. Pernyataan Yaqut, kata dia bersifat untuk internal NU. 

Selain itu, dia menilai pidato Yaqut dimaksudkan untuk memberikan motivasi dan menyemangati para santri dan pondok pesantren agar lebih meningkatkan pengabdiannya kepada NKRI karena momentumnya bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.

"Saya kira penjelasan itu bisa dipahami. Penjelasan sudah disampaikan dan pro kontra semestinya disudahi. Saya mohon semua pihak untuk menahan diri dan tidak mengeluarkan statemen yang justru dapat menimbulkan situasi semakin panas, apalagi menarik ke masalah tersebut ke dalam isu SARA," ujar Zainut di Jakarta, Rabu (27/10/2021).

Dia juga mengajak semua pihak agar menyalurkan energi bersama untuk bersinergi dalam memajukan bangsa. "Saya mengajak dengan sepenuh hati agar kita semuanya lebih mengedepankan semangat persaudaraan, kerukunan dan menghindarkan diri dari hal-hal yang dapat meretakkan bangunan kebangsaan kita," ucapnya.

Menurutnya, Islam mengajarkan agar saling menasihati untuk menaati kebenaran dan saling menasihati untuk tetap di atas kesabaran. "Semoga kita semuanya dapat melaksanakan ajaran Islam yang sangat luhur tersebut," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut