Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Megawati Temui Prabowo usai Beredar Tudingan PDIP Dalangi Demo Rusuh Agustus 2025
Advertisement . Scroll to see content

Soal Sandi Langkahi Makam Pendiri NU, Hasto Mendapat Keluhan Nahdliyin

Sabtu, 17 November 2018 - 02:02:00 WIB
Soal Sandi Langkahi Makam Pendiri NU, Hasto Mendapat Keluhan Nahdliyin
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Polemik Sandiaga Uno melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri, masih berkepanjangan. Sejumlah warga NU belum terima dengan sikap calon presiden nomor urut 02 itu.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto mengaku mendapat keluhan kalangan nahdliyin dari Jawa Timur. Keluhan itu disampaikan dalam acara konsolidasi di posko Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf di Surabaya, Jatim, Jumat (16/11/2018).

“Kami memahami kegusaran warga NU terhadap tindakan tidak terpuji Sandiaga yang melangkahi makam almarhum KH Bisri Syansuri,” kata Hasto dalam keterangannya, Jumat (16/11/2018).

Sekjen PDI Perjuangan berpendapat, ziarah kubur haruslah dilandasi oleh niatan suci dan penuh rasa hormat. “Apa yang dilakukan Sandiaga mencerminkan dia lebih banyak mengeyam pendidikan Barat, sehingga tidak memahami kepribadian bangsanya sendiri,” ujar Hasto.

Menurut dia, akan berbahaya jika negara dipimpin oleh seorang yang tidak memahami kepribadian bangsanya dan menjadikan ziarah kubur hanya sebagai pencitraan demi dapat dukungan nahdliyin. Ziarah dengan motif kekuasaan, kata dia, hanya menghasilkan karma politik.

“Tidak heran kampanye belum lama berlangsung, mereka sudah tiga kali meminta maaf. Jadi, pemimpin itu tidak boleh grusa-grusu, emosional, main ancam, dan jangan kedepankan pencitraan seolah agamis. Itulah akibatnya kalau kekuasaan dilakukan dengan cara tidak benar, seperti membeli rekomendasi Rp1 triliun," tutur dia.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut