Soal Wacana Kereta Cepat Jakarta–Surabaya, AHY Ingatkan agar Tak Ulangi Kesalahan yang Sama
JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono buka suara terkait rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya. Ia mengaku masih perlu kajian mendalam terkait proyek ini.
Sebab, kata AHY, pihaknya tak ingin ada masalah di kemudian hari. Baik dari masalah beban keuangan negara, maupun masalah operasional atas proyek tersebut.
"Kita juga belajar dari pengalaman terdahulu, mana yang bisa menjadi best practice, tapi juga mana yang tidak harus diulangi kembali," kata AHY usai ditemui pada acara Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi di Kantor Kemenko Infra, Senin (26/1/2026).
Sebagai informasi, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh dibangun dengan meninggalkan utang sekitar 7,2 miliar dolar AS atau setara Rp116 triliun. Sumber pembiayaan tersebut mayoritas berasal dari China Development Bank (CDB) dengan suku bunga sekitar 3,5-4 persen.
Tragis! Adu Banteng Kereta Cepat di Spanyol 40 Penumpang Meninggal Dunia