Soeharto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Muzani: Sudah Clear dari Sisi MPR
BANDUNG, iNews.id - Nama Presiden ke-2 Soeharto adalah salah satu tokoh yang diusulkan menjadi Pahlawan Nasional. Ketua MPR Ahmad Muzani menyebut, dari sisi MPR tidak ada masalah mengenai pengusulan tersebut.
Dia menyatakan, nama Soeharto juga sudah "dibersihkan" dari ketetapan atau Tap MPR Nomor 11 Tahun 1998.
"Kalau dari sisi MPR kan pada periode lalu yang bersangkutan sudah dinyatakan clear, dalam arti sudah menjalankan proses seperti yang ditetapkan dalam TAP MPR sehingga harusnya juga itu tidak menimbulkan problem lagi," kata Muzani kepada wartawan, Jumat (24/10/2025).
MPR secara resmi sudah mencabut soal pengusutan dugaan korupsi Soeharto dari TAP MPR 11/1998 tentang Perintah untuk Menyelenggarakan yang Bersih tanpa Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).
Mensos Serahkan Usulan 40 Nama Pahlawan Nasional: Soeharto hingga Gus Dur
Keputusan itu disampaikan Ketua MPR sebelumnya, Bambang Soesatyo dalam Sidang Paripurna Akhir Masa Jabatan Periode 2019-2024, yang digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2024).
"Terkait dengan penyebutan nama mantan Presiden Soeharto dalam TAP MPR Nomor 11/MPR 1998 tersebut secara diri pribadi, Bapak Soeharto dinyatakan telah selesai dilaksanakan karena yang bersangkutan telah meninggal dunia," kata Bamsoet saat itu.
Sementara itu, Ahmad Muzani mengembalikan keputusan pemberian gelar pahlawan nasional tersebut kepada presiden.
"Ya nanti kita nunggu keputusan presiden siapa saja yang akan ditetapkan oleh Presiden Republik Indonesia dalam hal ini Presiden Prabowo untuk tahun ini dianugerahkan gelar Pahlawan Nasional," ujarnya.
Sebelumnya, Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul resmi menyerahkan daftar usulan 40 nama Pahlawan Nasional kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang juga Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa dan tanda kehormatan (GTK).
"Ada 40 nama secara keseluruhan yang kami usulkan, yang telah dianggap memenuhi syarat," kata Gus Ipul pada Selasa (21/10/2025).
Kendati demikian, Gus Ipul tak merinci daftar nama-nama usulan Pahlawan Nasional tersebut. Menurutnya, sebagian nama sudah diusulkan beberapa tahun lalu, lalu ada juga yang diusulkan pada tahun ini.
"Di antaranya adalah Presiden Soeharto, Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan juga ada Marsinah, serta beberapa tokoh lain, ada juga tokoh lain seperti Kiai Kholil Bangkalan dan Kiai Bisri Syansuri, dan juga ada ulama-ulama yang lain," ujarnya.
"Semuanya alhamdulillah hari ini bisa saya serahkan secara langsung kepada Pak Fadli Zon," lanjut dia.
Editor: Reza Fajri