Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ratusan Karyawan MNC Group Antusias Ikuti Donor Darah MNC Love Donation di iNews Tower
Advertisement . Scroll to see content

Stok Kantong Darah Menipis saat Pandemi, JK: Mari Tingkatkan Kepedulian

Senin, 07 September 2020 - 06:20:00 WIB
Stok Kantong Darah Menipis saat Pandemi, JK: Mari Tingkatkan Kepedulian
Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla. (Foto: iNews.id/Felldy Utama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat stok kantong darah menipis hingga 50 persen di tengah pandemi covid-19. Oleh sebab itu, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dengan tetap mendonorkan darah.

“Di masa pandemi seperti ini, kepedulian kita harus dikedepankan. Termasuk kesadaran akan donor darah. Di Jakarta saja kita butuh 1000 kantong darah per hari," kata Jusuf Kalla dalam keterangan tertulis yang diterima iNews.id di Jakarta, Minggu (6/9/2020).

Pria yang akrab disapa JK itu pun mengapresiasi dan mendukung kegiatan yang digelar Gerakan Donor Darah Indonesia (GDDPI) yang berhasil mengumpulkan 465 kantong darah dari 527 pendaftar. Menurutnya itu merupakan sebuah langkah positif menolong sesama di masa pandemi covid-19.

Mantan wakil presiden ini juga bangga melihat data peserta donor darah yang banyak dari kalangan pemula atau baru pertama kali mendonorkan darah. JK juga mengapresiasi hal tersebut.

"Aksi donor darah membantu PMI berkontribusi dalam menggerakkan hati masyarakat untuk menyumbangkan darahnya demi menyelamatkan sesama," ucap JK.

Penggagas GDDPI, Vicky mengatakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan jumlah stok darah PMI di tengah pandemi covid-19 tersebut diikuti sejumlah organisasi kemasyarakatan. Antara lain Perempuan Untuk Negeri (PUN), Yayasan Batik Indonesia (YBI), Dharma Wanita Kemenko Perekonomian, Pertiwi, Pernik Nusantara, PP LIPI, Perempuan Jenggala, PSKD, Perempuan Jenggala, dan Geronimo.

Dia menjelaskan GDDPI merupakan gerakan sosial bersama sejumlah organisasi untuk mengumpulkan kantong darah bagi PMI. Menurutnya instansi medis harus terus didukung sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

GDDPI telah melakukan donor darah pada 5 September 2020 di Pondok Indah Golf Jakarta. Pelaksanaan donor darah dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain dilakukan dengan menjaga jarak minimal satu meter, semua petugas pengambil darah juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap.

"Penyelenggaraan donor darah ini menggunakan protokol kesehatan ketat untuk mengantisipasi penyebaran covid-19. Setiap relawan yang hendak menyumbangkan darah harus melalui rapid test," kata Vicky.

Ketua Unit Donor Darah PMI, dr Linda Lukitari Waseso mengatakan minimnya kontribusi masyarakat yang mendonorkan darah di masa pandemi covid-19 membuat stok ketersediaan darah di PMI dalam kondisi mengkhawatirkan. Padahal transfusi darah menjadi sangat penting bagi masyarakat yang berada pada kondisi kritis.

“Setelah diumumkan kasus covid-19 di Indonesia, kemudian pemerintah memberlakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran dengan work from home, social distancing, dan lainnya. Kegiatan donor darah di hampir sebagian besar unit donor darah PMI mengalami penurunan rata-rata 30-50 persen," ujarnya.

Dia menambahkan, jumlah stok darah yang tersedia tidak seimbang dengan penyakit demam berdarah yang tengah merebak dan pasien rutin transfusi darah seperti thalasemia serta kebutuhan lain. Dewan Pembina GDDPI, Yanti Airlangga yang juga istri Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan kegitan tersebut merupakan perhatian khusus kepada PMI. Keprihatinan stok darah di masa pandemi inilah yang mendorong GDDPI untuk bahu membahu meringankan beban PMI.

Dia menyebut proses donor darah pada masa pandemi dilakukan dengan prosedur yang ketat pencegahan covid-19. Setiap pendonor harua mendaftarkan diri kemudian terlebih dahulu mengikuti rapid test.

"Aksi mengumpulkan kantong darah akan dilakukan di beberapa daerah seperti Jogja, Palu dan Bali," katanya.

Editor: Rizal Bomantama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut