Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Meski Ada Perjanjian Tarif AS, Prabowo Tegaskan Hilirisasi Tak Bisa Ditawar
Advertisement . Scroll to see content

Strategi Prabowo Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Minggu, 22 Maret 2026 - 23:30:00 WIB
Strategi Prabowo Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%, dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat
Presiden Prabowo Subianto. (BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tembus ke angka 8 persen. Salah satu strateginya adalah dengan menciptakan banyak lapangan kerja.

Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk bisa menciptakan lapangan kerja, mencakup Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Kampung Nelayan Merah Putih, hingga program pembangunan satu juta rumah.

Prabowo menyoroti besarnya dampak program MBG terhadap penyerapan tenaga kerja. Dia menyebutkan pada puncaknya, program ini akan memiliki sekitar 30.000 dapur yang masing-masing mempekerjakan 50 orang. 

“Itu sudah 1,5 juta,” ujar Prabowo, dikutip Minggu (22/3/2026).

Tak hanya itu, setiap dapur juga akan melibatkan rantai pasok dari para vendor bahan pangan yang diperkirakan menyerap tambahan hingga 1,5 juta tenaga kerja lagi.

Selain MBG, pemerintah juga mengandalkan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi desa. Dengan target 80.000 koperasi yang masing-masing mempekerjakan sekitar 18 orang, program ini berpotensi menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru.

Di sektor kelautan, Kampung Nelayan Merah Putih difokuskan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan nelayan. Pemerintah menargetkan pembangunan hingga 1.100 kampung nelayan pada 2026.

“Kita bikin pilot project di Biak, penghasilannya nelayan itu naik rata-rata 60 persen sampai 80 persen,” kata Prabowo.

Dia juga menegaskan program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, program pembangunan satu juta rumah disebut menjadi salah satu motor terbesar penciptaan lapangan kerja. Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima pekerja, sehingga totalnya bisa menyerap hingga 5 juta tenaga kerja, belum termasuk efek berantai dari industri pendukung seperti bahan bangunan dan utilitas.

Prabowo optimistis, kombinasi dari seluruh program tersebut akan menjadi lokomotif ekonomi nasional. 

“Saya yakin ketika ini berjalan, itu akan lebih dari 8 persen,” tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut