Suasana Terkini Masjidil Haram usai Arab Saudi Larang Sementara Umrah

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 28 Februari 2020 - 07:45 WIB
Suasana Terkini Masjidil Haram usai Arab Saudi Larang Sementara Umrah

Umat Islam memadati area sekitar Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Kamis (27/2/2020) malam. Suasana di sekitar masjid ini berjalan normal. (Foto: Antara/Arief Chandra).

MAKKAH, iNews.id – Keputusan Pemerintah Arab Saudi untuk menghentikan sementara penerimaan jamaah umrah mengejutkan masyarakat muslim dunia. Indonesia termasuk salah satu negara terdampak.

Seiring keputusan tersebut, berbagai isu muncul. Salah satunya jemaah yang sudah berangkat ke Mekkah sebelum keputusan itu dikeluarkan Kerajaan Saudi, dipulangkan kembali. Isu tersebut dipastikan tidak benar.

Suasana Masjidil Haram di Makkah berjalan sebagaimana biasanya. Ribuan umat Islam dari penjuru dunia memenuhi masjid suci itu untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah. Mereka khusyuk menjalankan tawaf maupun ibadah lainnya seperti salat wajib dan Sunnah.

”Alhamdulillah kami baru saja melaksanakan umrah kedua, tawaf, hingga tahalul. Semuanya aman-aman saja, berjalan normal seperti biasanya,” kata Ustaz M Najmi Fathoni di Masjidil Haram melalui akun Instagram, dikutip Jumat (28/2/2020).

Pembimbing umrah dari Al Malik Travel, Jakarta, ini menuturkan, saat ini suasana di Masjidil Haram juga tidak berubah dibanding hari-hari biasa. Jemaah tidak mendapatkan perlakuan khusus berkaitan dengan kebijakan terkait virus korona itu.

Sepengetahuannya, hal sama juga berlangsung di Masjid Nabawi, Madinah. Kendati demikian, dia mendengar bahwa petugas kesehatan Saudi mulai menerapkan protokol kesehatan di bandara. Petugas mulai mengecek kesehatan jemaah di pesawat sebelum turun ke area Bandara Jeddah.

”Kita berdoa semoga situasi ini segera pulih dan penerbitan visa kembali normal sehingga jemaah dari Tanah Air dapat kembali menjalankan umrah ke Tanah Suci,” ucap ustaz yang biasa disapa Kang Najmi ini.

Ustaz M Najmi Fathoni dari Al Malik Travel. (Foto: IG).
Ustaz M Najmi Fathoni dari Al Malik Travel. (Foto: IG).

Kantor berita SPA sebelumnya menyatakan, otoritas kesehatan Saudi mengikuti perkembangan terkait penyebaran virus korona yang kini juga telah menjangkiti negara tetangga di Timur Tengah, seperti Kuwait, Bahrain, dan Oman.

Untuk itu, Kerajaan merasa perlu mengambil tindakan pencegahan yang dampaknya memengaruhi perjalanan menuju dan keluar negara Teluk tersebut. Salah satu kebijakan itu yakni melarang sementara penerimaan jemaah umrah.


Editor : Zen Teguh