Survei Parameter Politik: Elektabilitas Prabowo Masih Tertinggi, Disusul KDM dan Anies
JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto unggul dalam simulasi elektabilitas calon presiden (capres) berdasarkan survei Parameter Politik Indonesia (PPI) periode September–Oktober 2026. Sebanyak 31,6 persen responden memilih Prabowo jika pemilihan presiden digelar saat ini.
Dalam survei tersebut, responden diminta menyebutkan secara spontan tokoh yang akan dipilih sebagai capres. Hasilnya, Prabowo menempati posisi teratas, mengungguli sejumlah nama lain yang masuk dalam simulasi.
"Elektabilitas Presiden terbuka Prabowo Subianto 31,6 persen," tulis survei PPI.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) menempati posisi kedua dengan elektabilitas 11,4 persen. Kemudian, Anies Baswedan berada di urutan ketiga dengan 10,1 persen.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memperoleh elektabilitas 6,9 persen, disusul Ganjar Pranowo sebesar 4,4 persen. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meraih 2,3 persen, sedangkan Mahfud MD memperoleh 1,7 persen.
Nama Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda juga masuk dalam daftar dengan elektabilitas 1,1 persen. Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tercatat memiliki elektabilitas di bawah 1 persen.
Adapun 25,5 persen responden menyatakan belum mengetahui atau belum menentukan pilihan mereka.
Survei PPI tersebut diterbitkan dalam rangka evaluasi dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.200 responden pada 26 September hingga 6 Oktober 2026.
PPI menyebut tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen. Responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, 120 kecamatan, serta 120 desa/kelurahan.
Berikut daftar lengkap elektabilitas Presiden secara terbuka (spontan) berdasarkan survei PPI:
1. Prabowo Subianto 31,6 persen
2. Dedi Mulyadi 11,4 persen
3. Anies Baswedan 10,1 persen
4. Gibran Rakabuming Raka 6,9 persen
5. Ganjar Pranowo 4,4 persen
6. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 2,3 persen
7. Mahfud MD 1,7 persen
8. Sherly Tjoanda 1,1 persen
9. Purbaya Yudhi Sadewa 0,8 persen
10. Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 0,8 persen
11. Pramono Anung 0,6 persen
12. Muhaimin Iskandar 0,2 persen
13. Sugiono 0,2 persen
14. Rocky Gerung 0,1 persen
15. Abdul Somad 0,1 persen
16. Kaesang Pangarep 0,1 persen
17. Erick Thohir 0,1 persen
18. Bahlil Lahadalia 0,1 persen
19. Yusril Ihza Mahendra 0,1 persen
20. Lainnya 1,9 persen
21. Tidak tahu 25,5 persen.
Editor: Aditya Pratama