Sutopo Dianugerahi Tokoh Komunikasi Kemanusiaan dan Teladan Antihoaks

Dony Aprian ยท Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:46 WIB
Sutopo Dianugerahi Tokoh Komunikasi Kemanusiaan dan Teladan Antihoaks

Suasana penobatan Tokoh Komunikasi Kemanusiaan yang diterima Sutopo Purwo Nugroho. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Peribahasa keringat tak pernah mendustai hasil tampaknya pantas disematkan kepada Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Kendati mengidap penyakit kanker paru-paru stadium 4B, dia tetap gigih mengabarkan informasi kebencanaan. Tak jarang pula, dia merespons cepat informasi menyesatkan tak bertanggung jawab yang kerap membumbui peristiwa bencana.

Fokus dan kerja kerasnya semata hanya untuk melayani yang terbaik bagi masyarakat dan insan media. Dirinya menjadi pembeda dan sumber informasi terpercaya bagi masyarakat, khususnya bagi awak media dalam berbagai peliputan kebencanaan.

Atas kegigihan dan semangat hidupnya, Sutopo pun diganjar dua penghargaan. Dia didaulat menjadi Tokoh Komunikasi Kemanusiaan sekaligus dinobatkan sebagai Communicator of the Year 2018 dari Kementerian Kominfo dan Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia.

Tak hanya itu, kepeduliannya juga dianggap layak menerima penghargaan Tokoh Teladan Anti Hoax Indonesia dari Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo). Dia dinilai gigih menyebarkan informasi kebencanaan yang benar dan juga aktif dalam meredam berita bohong atau hoaks seputar kebencanaan.


“Di tengah kondisi fisik saya karena harus melawan kanker, saya menerima nikmat berupa penghargaan. Ini sesuatu yang layak untuk disyukuri,” kata Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/10/2018).

Sutopo mengungkapkan, dia mendedikasikan penghargaan yang diterimanya untuk semua pimpinan dan staf BNPB yang selalu berjuang menangani bencana. Selain itu bagi seluruh pelaku insan kemanusiaan yang bergerak atas panggilan kemanusiaan membantu korban bencana.

Kepada TNI, Polri, BPBD, Basarnas, Tagana, PMI, Kementerian/Lembaga, NGO, media, relawan dan semuanya, yang selalu berada di garis terdepan saat bencana.

“Saya hanya penyambung lidah, meneruskan dan menginformasikan semua yang dilakukan insan kemanusiaan kepada media dan masyarakat. Menyampaikan fakta, data, analisis, prediksi sekaligus melawan hoaks kebencanaan,” ujarnya.

Sutopo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, sekaligus memohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan. Dia hanya berharap, apa yang diperbuatnya dapat menginspirasi bagi siapa pun.

Seperti pesan Pak Presiden Jokowi pada saat menerima saya. Beliau menuliskan sesuatu di foto "Tetaplah Menjadi Inspirasi". Semua itu merupakan kenangan terindah bagi saya,” ucapnya


Editor : Donald Karouw