Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : LPDP Versi Jakarta Dimulai Tahun Depan, Targetkan 100 Penerima Beasiswa
Advertisement . Scroll to see content

Tasya Kamila Minta Maaf Usai Dikritik Tak Maksimal Kontribusi LPDP

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:34:00 WIB
Tasya Kamila Minta Maaf Usai Dikritik Tak Maksimal Kontribusi LPDP
Menanggapi berbagai komentar bernada kritis, Tasya Kamila membalas langsung salah satu komentar netizen dan menyampaikan permohonan maaf. (Foto: Instagram Tasya Kamila)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Artis Tasya Kamila menjadi sorotan publik usai mengunggah laporan kontribusinya setelah menerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Unggahan tersebut justru memicu pro dan kontra di media sosial.

Sejumlah netizen menilai kontribusi Tasya sebagai alumni LPDP belum maksimal. Kritik itu mencuat karena dia menempuh pendidikan di kampus ternama luar negeri menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tasya Kamila diketahui melanjutkan pendidikan magister di Columbia University, Amerika Serikat, melalui program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Sebagai penerima beasiswa pemerintah, kontribusinya setelah lulus memang menjadi perhatian publik.

Dalam unggahan Instagram pribadinya, @tasyakamila, dia memaparkan sejumlah kegiatan dan gerakan yang telah dilakukan sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat. Namun, tak sedikit warganet yang menilai kontribusi tersebut belum sebanding dengan fasilitas pendidikan luar negeri yang diterimanya.

Menanggapi berbagai komentar bernada kritis, Tasya tak tinggal diam. Mantan penyanyi cilik itu membalas langsung salah satu komentar netizen dan menyampaikan permohonan maaf.

“Huhu maaf ya aku belom bisa penuhin ekspektasi kamu sebagai penerima beasiswa. Alhamdulillah baik LPDP maupun orang-orang yang terdampak lewat berbagai gerakanku berkenan. Tapi aku sadar memang aku gak bisa memenuhi ekspektasi dan menyenangkan hati semua orang,” tulis Tasya di Instagram @tasyakamila, Kamis (26/2/2026).

Pernyataan tersebut memperlihatkan sikap terbuka Tasya terhadap kritik yang datang. Dia mengakui tidak bisa memenuhi harapan semua pihak, meski merasa kontribusi yang dilakukan sudah diterima dengan baik oleh pihak LPDP maupun masyarakat yang merasakan dampaknya.

Dalam kolom komentar, seorang netizen menilai kontribusi Tasya belum memberikan dampak besar. Apalagi, pendidikan yang ditempuhnya berada di kampus ternama dunia dengan biaya yang bersumber dari APBN.

Kontribusi yang dipaparkan Tasya bahkan disebut bisa dilakukan oleh masyarakat umum tanpa harus mengenyam pendidikan di luar negeri. Pandangan tersebut kemudian memicu perdebatan lanjutan di antara warganet.

Sebagian netizen membela Tasya dengan menyebut kontribusi tak selalu harus dalam bentuk proyek besar berskala nasional. Ada pula yang menilai setiap alumni LPDP memiliki cara dan jalannya masing-masing dalam memberikan dampak bagi masyarakat.

Hingga kini, unggahan Tasya masih ramai diperbincangkan. Polemik ini pun kembali mengangkat diskusi publik mengenai ekspektasi terhadap para penerima beasiswa negara dan bagaimana kontribusi mereka diukur di tengah sorotan masyarakat.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut