Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Penyekapan Yuvita, Wakil Ketua DPRD Jabar Dukung Taufik Hidayat Dikebiri
Advertisement . Scroll to see content

Taufik Hidayat Diduga Punya Kecenderungan Psikopat, Ini Alasannya!

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:12:00 WIB
Taufik Hidayat Diduga Punya Kecenderungan Psikopat, Ini Alasannya!
Taufik Hidayat (30), tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR di Bandung, Jawa Barat (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Psikolog Unit Layanan Psikologi Terpadu (ULPT) Universitas Islam Bandung, Yunita Sari, menilai Taufik Hidayat (TH), terduga pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap kekasihnya, YTR, memiliki kemungkinan kecenderungan psikopat. Apa alasannya?

Menurut Yunita, penilaian tersebut didasarkan pada pola perilaku yang muncul dalam kasus tersebut, meski diagnosis pasti tetap harus melalui asesmen klinis. Meski begitu, diagnosis pasti harus melalui asesmen klinis.

"Perilaku TH ada kemungkinan memiliki kecenderungan psikopat yang ditandai dengan ketiadaan empati, manipulasi, dan pelanggaran hak orang lain secara terus-menerus tanpa rasa bersalah. Selain itu, adanya penyiksaan yang sadis juga menunjukkan kemungkinan kecenderungan gangguan sadisme seksual," kata Yunita saat dihubungi iNews.id, Minggu (28/6/2026).

Yunita menegaskan bahwa dugaan tersebut belum dapat dijadikan diagnosis. Menurut dia, seseorang hanya dapat dipastikan mengalami gangguan kepribadian tertentu setelah menjalani pemeriksaan psikologis dan asesmen klinis secara langsung oleh tenaga profesional.

Dia menjelaskan, tindakan yang diduga dilakukan Taufik Hidayat terhadap YTR merupakan bentuk ekstrem dari 'coercive control' atau kontrol paksa dan 'extreme intimate partner violence'. Dalam kondisi tersebut, pelaku memandang pasangan sebagai objek yang harus dikendalikan sepenuhnya, bukan sebagai individu yang memiliki hak dan kebebasan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut