Teddy Lapor 7 Jembatan Bailey di Sumatra Rampung Dibangun, Akses Warga Mulai Pulih
JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya melaporkan bahwa pembangunan jembatan darurat jenis bailey di sejumlah wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra terus menunjukkan progres signifikan. Bahkan, tujuh di antaranya sudah rampung.
“Berikut kami tayangkan empat video dari tujuh jembatan bailey yang sudah jadi. Terhitung kemarin, dari 50 jembatan yang sedang dibangun pada bulan Desember ini,” ucap Teddy saat awal Sidang Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025).
Menurut Teddy, seluruh material jembatan diangkut dari Jakarta menuju wilayah terdampak bencana guna memulihkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat.
“Untuk satu jembatan mempunyai berat antara 30 sampai 50 ton, diangkut dari Jakarta menuju ke tiga provinsi terdampak,” tuturnya.
Dampak Banjir dan Longsor Sumatra: 139.485 Rumah Rusak, Terbanyak di Aceh
Salah satu jembatan yang telah terbangun adalah jembatan bailey Teupin Mane di Kabupaten Bireuen, Aceh. Pada 14 Desember kemarin, akses bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki telah tersambung, sementara untuk kendaraan roda empat diharapkan dapat segera difungsikan penuh.
Kemudian, jembatan bailey Anggoli di Kabupaten Tapanuli Tengah telah terpasang dengan bentang sepanjang 33 meter. Sementara di Sumatera Barat, jembatan bailey Bawah Kubang di Nagari Selayo dan jembatan bailey Sikabau di Nagari Sikabau juga telah mulai berfungsi kembali.
Prabowo bakal Bentuk Satgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra, Berikut Tugasnya
“Biasanya pemasangan memakan waktu minimal satu bulan, tetapi berkat kerja sama TNI, Polri, dan warga Alhamdulillah dapat selesai dalam waktu satu minggu ini,” tandasnya.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam laporannya menyampaikan sebanyak 35.000 personel TNI telah diturunkan di wilayah terdampak bencana. Penambahan empat batalyon juga telah dilakukan untuk membantu pembuatan jembatan bailey.
Editor: Puti Aini Yasmin