Tekankan Adaptasi Digital, Basperindo Dorong Peningkatan Kesejahteraan Buruh
JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Badan Serikat Pekerja Persatuan Indonesia (DPN Basperindo) Arnod Sihite mendorong buruh mampu berdaptasi secara digital guna peningkatan kesejahteraan.
Kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional (PDB) menembus 61,1 persen, sehingga kata Arnod, hal itu sangat potensial untuk digarap oleh buruh di seluruh Indonesia.
"Sebagai kelas pekerja, tentu saja perlu upaya tambahan untuk memperkuat basis ekonomi keluarga, yaitu dengan merambah sektor UMKM," kata Arnod, Minggu (30/4/2023).
Arnod yang juga Wakil Ketua Umum DPP KSPSI Pimpinan Yorrys Raweyai tersebut menjelaskan peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2023 harus menjadi momentum transformasi bagi buruh agar kesejahteraan mereka lebih meningkat.
Ketua DPW Perindo DIY Sebut Kerja Nyata Jadi Kunci Kemenangan Pemilu 2024
"Apalagi sekarang e-commerce, jual beli online, sedang tumbuh. Digitalisasi ekonomi juga bisa dikerjakan para buruh di samping pekerjaan utama mereka," katanya.
Arnod yang juga Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Percetakan Penerbitan Media Informasi tersebut mendorong agar buruh di seluruh Indonesia jangan ketinggalan momentum untuk terus meningkatkan kapasitas.
Utamanya, kapasitas digital melalui berbagai pelatihan yang dilakukan komunitas buruh maupun pemerintah.
"Kami juga mendorong agar organisasi buruh juga menjadi tempat belajar ilmu-ilmu ekonomi digital, pelatihan konkret bagaimana berdagang di pasar online maupun offline supaya buruh mampu beradaptasi," katanya.
Bagi Arnod, gerakan buruh tidak hanya gerakan sosial atau politik semata. Namun, harus menjadi gerakan ekonomi, karena ujung dari perjuangan buruh adalah peningkatan kesejahteraan.
"Peringatan May Day kali ini menjadi momentum untuk transformasi kesadaran pada seluruh buruh di Indonesia untuk peduli pada gerakan kebangkitan ekonomi ini," kata anggota Lembaga Kerja Sama Tripartit Nasional itu.
Editor: Reza Fajri