Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN, Perkuat Komunikasi Publik
Advertisement . Scroll to see content

Telepon Nanik S Deyang, Mentan Minta BGN Serap Telur Ayam Peternak

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:45:00 WIB
Telepon Nanik S Deyang, Mentan Minta BGN Serap Telur Ayam Peternak
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman meminta BGN menyerap telur ayam peternak. (Foto: Dok. Kementan)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengaku menelepon Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang untuk meminta penyerapan telur ayam peternak. Sebab, harga telur ayam ras belakangan turun hingga berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).

"Ada beberapa langkah kita ambil kemarin. Yang pertama adalah BGN, kepala BGN langsung kami telepon," katanya dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Rabu (17/6/2026).

Menurut Amran, respons BGN terhadap kondisi harga telur cukup positif. Nanik disebut mendukung peningkatan konsumsi telur dalam program pemerintah sebagai salah satu cara menyerap pasokan yang melimpah.

"Bu Nanik luar biasa, beliau katakan konsumsi telur satu biji ini akan menjadi tiga biji per minggu," sebut Amran.

Selain itu, pemerintah meminta seluruh perusahaan besar yang berperan sebagai off-taker untuk membeli telur sesuai standar harga yang telah ditetapkan pemerintah. Langkah tersebut dilakukan guna menjaga harga di tingkat peternak dan mencegah tekanan lebih lanjut terhadap pasar.

"Jadi beberapa langkah kita ambil kemarin, kemudian juga kita minta kepada seluruh pembeli off-taker yang off-taker-nya membeli dengan standar yang ditentukan oleh pemerintah," ujarnya.

Di sisi lain, kata Amran, pemerintah juga memperkuat penyerapan produksi peternak serta memberikan dukungan terhadap biaya pakan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

"Yang ketiga adalah pakannya ada SPHP yang subsidi. Pakan ternak dari jagung, dari Bulog," lanjutnya.

Amran berharap berbagai langkah tersebut dapat membantu meningkatkan penyerapan produksi peternak sekaligus menjaga harga telur tetap berada pada level yang menguntungkan bagi pelaku usaha peternakan.

"Untuk sementara kita mengimbau seluruh yang perusahaan besar yang menjadi off-taker dibeli dengan standar pemerintah di bawah pengawasan Satgas Pangan," tutupnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut