Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korban Tewas Tabrakan 2 Kereta Cepat di Spanyol Jadi 39 Orang, Penyebab Masih Misterius
Advertisement . Scroll to see content

Temui Purbaya, AHY Bahas Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh  

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:21:00 WIB
Temui Purbaya, AHY Bahas Restrukturisasi Utang Kereta Cepat Whoosh  
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas utang proyek Whoosh dengan Menkeu Purbaya pada Selasa (20/1/2026). (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyambangi Kantor Kementerian Keuangan pada Selasa (20/1/2026). Kedatangannya untuk berkoordinasi dengan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa terkait utang kereta cepat Whoosh.

Menurut AHY, pertemuan ini krusial untuk memastikan dukungan anggaran bagi proyek-proyek infrastruktur berskala besar (high profile projects) di seluruh pelosok negeri.

"Intinya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini tentu memerlukan dukungan anggaran. Kita ingin menyampaikan kepada beliau apa saja yang perlu mendapatkan atensi dan juga dukungan, baik yang sifatnya high profile project maupun proyek-proyek berskala besar," ujar AHY di Gedung Djuanda I Kemenkeu, Selasa (20/1/2026).

Tak cuma itu, AHY juga akan membahas keberlanjutan proyek kereta cepat sampai Jawa Timur. Ia memastikan operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) berjalan mulus karena restrukturisasi akan dilakukan.

"Pengembangan kereta cepat ini tentu tidak berhenti di Bandung. Kita berharap dapat dikembangkan hingga Surabaya. Oleh karena itu, pembahasan mengenai restrukturisasi keuangan kereta cepat ini juga menjadi salah satu agenda pembahasan," ucap AHY.

AHY menyadari bahwa beban pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas tidak bisa sepenuhnya bertumpu pada kas negara (APBN). Oleh karena itu, ia mendorong optimalisasi Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta penarikan investasi asing.

Selain proyek komersial, AHY juga menyoroti urgensi anggaran untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. Infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan sarana air bersih menjadi prioritas utama untuk segera dipulihkan melalui koordinasi lintas kementerian.

"Kami juga akan mendiskusikan penanganan bencana alam di Sumatera. Kita tahu bahwa satgas sudah terbentuk. Dalam masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ini, peran infrastruktur menjadi dominan," tambahnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut