Tenaga Ahli KSP Jenguk Kasat Intel Polres Jakpus Korban Penganiayaan Mahasiswa
JAKARTA, iNews.id - Tenaga Ahli Utama Kepala Staff Presiden (KSP) Bapak Theo Litaay dan Bapak Ade Irfan Pulungan membesuk Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon yang terluka akibat demo ricuh di Jalan Veteran, Jakarta Pusat. Diketahui AKBP Ferikson dirawat intensif di Rumah Sakit Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat.
Setiba di RS Tarakan, kedua perwakilan disambut oleh Direktur RSUD Tarakan Dian Ekowati, Dir Intelkam Polda Metro Jaya Kombes Pol Hirbak Wahyu Setiawan, dan Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi.
Ade Irfan Pulungan menyampaikan maksud kedatangannya unuk memberikan keperihatinan dan mendoakan kepada Kasat Intel semoga cepat sembuh.
"Kehadiran kami saat ini untuk membesuk Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat untuk memberikan keprihatinan dan dukungan serta mendoakan agar lekas sembuh," ujar Ade kepada awak media di RSUD Tarakan, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (12/3/2022).
Ade juga sangat menyesalkan dan menyayangkan adanya aksi anarkis oleh Mahasiswa Papua yang terjadi.
Uang Sekolah Rp4,6 Miliar Belum Dibayar, 1.100 Siswa SMK di Tangsel Tertunda Ikut Ujian
"Terhadap peristiwa kemarin kami sangat menyesalkan dan menyayangkan adanya aksi anarkis yang bisa dikategorikan bentuk premanisme yang dilakukan oleh pendemo yang menyalurkan aspirasi nya," ucapnya.
Kemudian, Ade berharap aksi anarkis saat melaksanakan aksi unjuk rasa yang menyalahi aturan apalagi sampai melakukan tindak kekerasan kepada petugas Kepolisian.
"Hal-hal seperti ini tidak boleh terjadi kembali, silahkan mengeluarkan penyampaian aspirasi yang sudah diatur oleh Undang-undang, tetapi jangan melakukan tindakan yang anarkis dan jangan melakukan bentuk kekerasan terhadap siapapun apalagi terhadap anggota yang mengamankan aksi tersebut karena dilindungi oleh Undang-Undang," tutur Ade.
Sementara itu, Direktur RSUD Tarakan Dian Ekowati juga menyampaikan bahwa saat ini Kasat Intel masih dalam perawatan intensif.
"Bahwa saat ini keadaan korban masih dalam perawatan yang intensif dan dokter juga sudah memberikan perawatan dan terapi yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan pasien," ujar Dian.
Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa Kasat Intel mengalami cedera kepala ringan dan akan dilaksanakan observasi lebih lanjut untuk perkembangannya.
"Kondisi terakhir pasien saat ini masih mengalami cedera kepala ringan dan kita akan lakukan observasi selama kurang lebih tiga hari kedepan dan kita lihat perkembangannya seperti apa," kata Dian.
Sebagai informasi, kejadian pemukulan terjadi di Jalan Veteran III, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (11/03) pada saat melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa Papua yang akan melaksanakan aksinya ke depan kantor kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Editor: Muhammad Fida Ul Haq